Ketapang Bakal Terapkan Konsep Smart City

KalbarOnline, Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang telah menyepakati program percepatan pelaksanaan smart city (kota cerdas) dan telah melakukan penyusunan master plan terhadap konsep tersebut, pada Senin (09/10/2023), di Ruang Rapat Kantor Bupati Ketapang.

Kegiatan itu diikuti oleh kelompok masyarakat, swasta, BUMN, BUMD, akademisi serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Ketapang. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama menuju Ketapang Smart City oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan melalui Asisten Sekda Bidang Administrasi dan Umum, Devi Harinda dan diikuti oleh stakeholder yang hadir.

Kota cerdas, merupakan suatu konsep perencanaan, penataan dan pengelolaan kota yang saling berkaitan dalam semua aspek kehidupan untuk mendukung masyarakat yang cerdas, berpendidikan, memiliki moral serta peningkatan kualitas hidup warga negaranya.

Baca Juga :  Devy Harinda Buka Senam Massal HUT HKG PKK ke-51 Tahun 2023

Mewakili Bupati Ketapang, Devi Harinda dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara atas terlaksananya bimtek ini, mengingat pentingnya mewujudkan smart city di Ketapang.

Di tempat yang sama, Plt Kadis Kominfo Ketapang, Dharma mengatakan, bahwa sejak tahun 2022 yang lalu, Ketapang sudah masuk dalam 50 kabupaten kota yang terpilih mengikuti gerakan 100 smart city. Untuk di Indonesia, kata dia, gerakan ini telah dimulai pada tahun 2017 pada 25 kabupaten dan kota.

Lebih lanjut Dharma memaparkan, program percepatan pelaksanaan smart city Ketapang mencakup beberapa pilar, diantaranya pertama pilar Smart Governance, yaitu aplikasi layanan pemerintahan dan layanan publik terpadu satu pintu dengan pengampu diskominfo.

Kedua, pilar Smart Living, yaitu sistem kesehatan terpadu dan layanan kesehatan terpadu, dengan pengumpulan dinas kesehatan. Ketiga pilar Smart Branding, yaitu ekosistem pariwisata kabupaten dengan pengumpulan dinas kebudayaan dan pariwisata, Keempat pilar Smart Ekonomi, yaitu penguatan dan pengembangan UMKM dengan pengampu dinas koperasi UMKM perindustrian dan perdagangan.

Baca Juga :  Bawaslu Ketapang Akan Panggil Parpol dan KPU Soal Tahanan Lapas Masuk DCT Pemilu 2024

Selanjutnya adalah pilar kelima, Smart Society, yaitu Desa cerdas dengan pengumpulan dinas PMPD. Terakhir yang ke enam, pilar Smart Environment, yaitu gerakan pelaksana kebersihan lingkungan Ketapang yang bernama Kemas dengan pengumpulan dinas PRKPLH.

“Hasil bimtek ini adalah dokumen master plan smart city Ketapang yang akan menjadi dasar pelaksanaan program smart city di Kabupaten Ketapang,” pungkasnya. (Adi LC)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment