by

Pemantau Pemilu Internasional Bersama Ketua KPU RI Tinjau Pencoblosan Pilkada Tangsel

KalbarOnline.com – Ketua KPU RI Arief Budiman bersama ratusan rombongan luar negeri berkunjung ke beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2020, Rabu (9/12/2020).

Kunjungan KPU RI bersama 120 partisipan baik dari dalam negeri maupun luar negeri ini ingin melihat langsung bagaimana proses pemilihan atau election di Indonesia. Kunjungan ini sendiri bagian dari Election Visit Program (EVP) 2020.

Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, ada beberapa lembaga Non-Governmental Organitation (NGO) dan Embassy dari luar negeri yang turut hadir seperti US Embassy, International NGO.

“International NGO, IFes, IDA International ikut, Airi, E-web juga ikut,” ujar Arief saat mengunjungi TPS 023, Magnolia, Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangsel.

Kunjungan EVP ini, lanjut Arief, bisa menjadi pembelajaran bagi semua, baik dari teman-teman dari komunitas Internasional, komunitas pemilu Internasional bisa kasih report. Menurutnya, selama kegiatan EVP ini juga bisa sharing Indonesia sedang melakukan.

“Pengalaman saya sejak dari 2014 EVP pertama kali dibuat, itu makin banyak komunitas Internasional mengenal Pemilu Indonesia dan makin banyak yang mau belajar dari Pemilu Indonesia, itu menurut saya hal yang luar biasa dari pemilu kita yang semakin hari semakin baik,” ungkapnya.

Terlebih, Arief menjelaskan, kini ada situasi baru yaitu Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang mau tidak mau harus melakukan penyesuaian. “Pandemi yang menuntut juga kita untuk melakukan penyesuaian, mau itu logistik, tata cara, cara pemantauan berbagai hal kita sesuaikan,” tutupnya.

Alasan Memilih Tangsel

Pada kesempatan ini, KPU RI memilih Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Election Visit Program (EVP) di Pilkada 2020 ini karena melihat dari kesiapan yang baik.

Arief Budiman menerangkan, sebetulnya yang menjadi tuan rumah pada EVP kali ini adalah Sumatera Barat (Sumbar), namun demikian ada beberapa hal yang tak memungkinkan.

“Akhirnya kita geser ke Manado, di sana gak bisa juga, kita geser ke Denpasar, ternyata gak bisa juga karena ada beberapa hal,” ujar Arief.

Menurut Arief, karena waktu yang sudah mepet, maka dicarilah yang dekat dengan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dari situlah terpilihnya Pilkada Tangsel menjadi tempat observasi EVP kali ini.

“Karena waktu sudah mepet kita cari yang dekat dari Jakarta, total partisipasi yang ikut dalam kegiatan EVP ini 120an dari dalam negeri dari luar negeri,” tutupnya. [ind]

Comment

Terbaru