Para Juara Nasional Ramaikan MTQ VI Kubu Raya

Pemenang harapan satu pada STQ Nasional XXV Kalbar, Anas Alhifni usai melantunkan ayat suci Alquran pada MTQ VI tingkat Kabupaten Kubu Raya
Pemenang harapan satu pada STQ Nasional XXV Kalbar, Anas Alhifni usai melantunkan ayat suci Alquran pada MTQ VI tingkat Kabupaten Kubu Raya (Foto: */ian)

KalbarOnline, Kubu Raya – Pemenang harapan satu pada Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional 2019 Dr. H. Anas Alhifni ikut berpartisipasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VI tingkat Kabupaten Kubu Raya. Qori yang mengikuti cabang tilawah golongan dewasa ini, mewakili Kecamatan Sungai Ambawang pada ajang dua tahunan yang diselenggarakan di Kecamatan Teluk Pakedai tersebut.

Ditemui usai tampil melantunkan ayat suci Alquran, Anas mengaku keikutsertaannya pada MTQ kali ini dalam rangka menumbuhkan motivasi kepada santri-santri asal daerahnya, Sungai Ambawang. Di samping itu, partisipasinya dalam ajang ini juga bertujuan untuk semakin mensyiarkan kitab suci Alquran.

“Yang namanya mengaji itu tidak cukup hanya berprestasi tapi yang terpenting adalah syiar supaya semakin banyak orang yang cinta dengan Alquran,” ujarnya di Arena Utama MTQ VI Kubu Raya, Desa Selat Remis, Kecamatan Teluk Pakedai, Selasa (30/7/2019) malam.

Terbang langsung dari Pulau Jawa hanya demi mengikuti MTQ Kubu Raya, Dekan Fakultas Ekonomi Islam Universitas Djuanda Bogor ini mengaku tak mematok target khusus. Terpenting menurut Anas ialah tampil maksimal sehingga hasilnya Ia serahkan kepada Allah.

“Ya demi memperkuat daerah sendiri. Saya sadar saya orang Sungai Ambawang. Saya alumni Ponpes Abdussalam di Parit Surabaya. Mudah-mudahan keikutsertaan saya ini bisa semakin banyak santri yang termotivasi,” tuturnya.

Selain Anas, juara nasional yang turut berlaga pada MTQ VI Kubu Raya ialah pemenang pertama pada MTQ Nasional 2018 di Sumatera Utara, Khairun Nisa. Berstatus sebagai juara nasional, perempuan yang kerap disapa Nisa itu memiliki alasan khusus mengapa dirinya memilih ikut pada MTQ level kabupaten kali ini.

“Meskipun sudah pernah juara nasional, tapi itu edisi tahun lalu. Edisi MTQ kali ini Nisa tetaplah seperti qoriah-qoriah biasa yang mesti mengulang dari nol agar dapat prestasi,” ungkapnya di Teluk Pakedai, Selasa (30/7/2019) malam.

Di samping itu, lanjut Nisa, partisipasinya pada MTQ ini lantaran pelaksanaannya dihelat di kampung halamannya sendiri. Sama halnya dengan Anas, Nisa juga tak mematok target khusus pada MTQ ini kendati dirinya berstatus sebagai juara nasional. (*/Fai/ian)

Tinggalkan Komentar