Gubernur Sutarmidji Dorong ASN Kalbar Berkiprah di Nasional

Gubernur Kalbar, Sutarmidji foto bersama usai membuka Pelatihan Dasar CPNS Golongan III angkatan XIV, XV dan XVI Provinsi Kalbar tahun 2019 di kantor BPSDM Kalbar
Gubernur Kalbar, Sutarmidji foto bersama usai membuka Pelatihan Dasar CPNS Golongan III angkatan XIV, XV dan XVI Provinsi Kalbar tahun 2019 di kantor BPSDM Kalbar (Foto : Humas Pemprov Kalbar)

Buka Pelatihan Dasar CPNS Golongan III angkatan XIV, XV dan XVI Provinsi Kalbar tahun 2019

KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mendorong aparatur sipil negara (ASN)/Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kalbar untuk berkiprah di nasional.

Hal itu disampaikan Midji saat membuka Pelatihan Dasar CPNS Golongan III angkatan XIV, XV dan XVI Provinsi Kalbar tahun 2019 yang dilangsungkan di aula Bhineka Tunggal Ika, kantor BPSDM Kalbar, Selasa (26/3/2019).

Dorongan itu jelas saja bukan suatu hal yang muluk-muluk, pasalnya sejumlah ASN Kalbar saat ini sudah ada yang berkiprah di nasional.

“Misalnya Pak Oscar Primadi. Beliau dulu merupakan Kepala Dinas Kesehatan Pontianak sekarang menjabat sebagai Sekjend Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

“Obsesi itu harus ditanamkan. Harus punya obsesi untuk bisa mencapai karir puncak. Bisa saja jadi Dirjen atau Sekjend di Kementerian. Kalau di daerah tingkat II harus ada obsesi jadi Sekda tingkat II atau Provinsi. Itu bagus. Saya selalu ingin semuanya semakin hari semakin baik, jadi kita tetap dorong,” timpalnya.

Orang nomor wahid di Bumi Tanjungpura ini berharap melalui pelatihan dasar ini, para ASN/PNS ini dapat menjadi profesional, dapat mengembangkan diri dan peduli terhadap lingkungan kerjanya.

“Kita harap mereka jadi PNS yang profesional, dapat mengembangkan diri dan peduli terhadap lingkungan kerjanya,” harapnya.

“Kalau guru selalu saya bilang, jadilah guru yang selalu dinanti kehadirannya di depan kelas. Kalau murid sudah tidak mengharapkan kehadirannya di kelas, cepat-cepat berhenti jadi guru, karena akan jadi beban psikologis bagi anak (murid),” tegasnya.

Demikian halnya untuk dokter dan bagian administrasi. Midji meminta agar terus mengembangkan diri dan terus memahami aturan.

“Yang dokter juga, terus kembangkan diri. Kalau bisa cepat-cepat ambil spesialis. Kalau administrasi juga terus kembangkan diri dan terus pahami aturan agar bisa jadi administrator yang baik,” tandasnya.

Sementara Kepala BPSDM Kalbar, Alfian menuturkan bahwa digelarnya pelatihan dasar ini merupakan pengembangan kompetensi awal bagi CPNS guna membentuk sikap prilaku dan karakter agar menjadi PNS yang profesional sebagai pelayan masyarakat.

“Tentunya kita berharap ada penguatan-penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai dasar pegawai negeri sipil yang dibentuk dengan pola-pola pengembangan kapasitas yang benar melalui pelatihan dasar ini agar para CPNS ini dapat menjadi pelayan masyarakat yang dilandasi pengabdian dengan karakter moral yang baik,” tukasnya.

Diketahui bahwa Pelatihan Dasar CPNS Golongan III angkatan XIV, XV dan XVI Provinsi Kalbar tahun 2019 ini diikuti sebanyak 120 orang yang terdiri dari guru sebanyak 110 orang, dokter dan dokter gigi sebanyak 2 orang serta tenaga teknis sebanyak 8 orang. (Fai)

Tinggalkan Komentar