Sapu Bersih Pungli, Pemda Sintang Komitmen Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Irkab Sintang Mewakili Bupati Jarot Winarno, Menghadiri Sosialisasi Saber Pungli (Foto: Sg/Hms)
Irkab Sintang Mewakili Bupati Jarot Winarno, Menghadiri Sosialisasi Saber Pungli (Foto: Sg/Hms)

Irkab Sintang Wakili Bupati Hadiri Sosialisasi Saber Pungli

KalbarOnline, Sintang – Kepala Inspektorat Kabupaten Sintang, A. Biong mewakili Bupati Sintang, Jarot Winarno, pada Sosialisasi Saber Pungli di Balai Kemitraan Polres Sintang, Kamis (12/4).

“Pemerintah Sintang telah berkomitmen untuk melakukan sapu bersih pungli ini, melalui satgas saber pungli yang kita bentuk. Pimpinan daerah Kabupaten Sintang sangat mendukung hal-hal yang dilakukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.

Menurut Biong, tindakan pungli dapat mengikis kredibilitas dan akuntabilitas pejabat publik. Selain melanggar hukum, pungli juga dapat menyebabkan ekonomi biaya tinggi.

“Satgas saber pungli kita di Sintang ini, telah dan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap setiap aspek penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan di lingkungan Kabupaten Sintang. Melalui sosialisasi seperti hari ini, kita melakukan tindakan pencegahan, preventif dan peemtif di lingkungan Kabupaten Sintang,” pungkasnya.

Sebagai pembicara pada acara ini, Ketua UPP Saber Pungli Provinsi Kalimantan Barat, Kombes Pol Andi Musa.

“Sebagai abdi negara, kita sekalian harus amanah dalam melaksanakan pelayanan publik. Jangan cari pembenaran dalam tindakan kita, nanti kita bisa terjerumus dalam tindakan pungli,” pesannya.

Menurut Musa, alasan yang menjadikan saber pungli ini penting, karna pungli sangat merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat. Tindakan ini sangat membebani rakyat.

“Dalam iklan pemerintah, kita katakan pelayanan publik kita mudah dan murah, kalau pada praktiknya ada pungutan-pungutan di tempat layanan kita. Kan kita jadi kehilangan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Andi juga mengingatkan kepada para kepala Dinas dan leader-leader di Institusi untuk mengendalikan anggota-anggota pelaksana pelayananan publik. Cara-cara yang harus ditempuh dalam memberantas pungli harus bersifat terpadu, efektif dan efisien.

“Kita tidak bisa kerja sendiri, harus sama-sama orang lain juga jadi sebagai pemimpin kita harus berkomitmen bersama anggota untuk menolak pungli di tempat layanan kita,” kata Andi.

“Saya sangat apresiasi Kabupaten Sintang, karena dari 4 kabupaten yang sudah saya kunjungi, kabupaten ini menjadi satu-satunya yang menyerahkan dokumen kerja dan rencana satgas internal terkait saber pungli,” kata Andi usai menerima dokumen dari Kepala Inspektorat Kabupaten Sintang, A. Biong, yang disambut tepuk tangan meriah oleh para peserta yang hadir.

Tampak hadir dalam acara tersebut, sejumlah kepala Dinas dan perwakilan dari OPD dilingkungan Pemda Sintang, juga perwakilan dari instansi vertikal di lingkungan Kabupaten Sintang. (Sg/Hms)

Tinggalkan Komentar