Menuju Pilkada 2018, Ini Pesan Jokowi Kepada Masyarakat Kalbar

Presiden Joko Widodo saat penyerahan sertifikat tanah untuk masyarakat Kalbar, di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak (Foto: Biro Pers Setpres)
Presiden Joko Widodo saat penyerahan sertifikat tanah untuk masyarakat Kalbar, di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak (Foto: Biro Pers Setpres)

Jokowi: Jangan terpengaruh, pilih pemimpin yang berprestasi

KalbarOnline, Pontianak – Presiden Joko Widodo kembali melakukan kunjungan ke Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka pembagian sertifikat hak milik atas tanah untuk warga Kalbar, bertempat di halaman Masjid Raya Mujahidin Kalbar dan perayaan Natal Oikumene Nasional 2017 di rumah Radakng, Pontianak, Kamis (28/12).

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menekankan agar masyarakat Kalimantan Barat dan Indonesia umumnya, untuk sama-sama ikut terlibat dalam Pilkada serentak 2018 mendatang.

“Saya nitip pada semuanya seluruh warga, tahun depan ada Pilkada, baik Bupati, Wali Kota maupun Gubernur, ada sekitar 171 daerah, saya pesan dan ingatkan pilkada hanya 5 (lima) tahun sekali, maka pilihlah pemimpin yang berprestasi,” tegasnya.

Jokowi juga mengatakan, jangan sampai karena Pilkada hubungan masyarakar tidak harmonis – tidak rukun sesama tetangga, sama kampung dan antar agama serta suku.

Jokowi mengungkapkan Indonesia saat memiliki 714 suku, yang harus tetap dipelihara dan jangan sampai ada pertikaian. Tidak ada satupun negara didunia ini yang miliki suku sebanyak Indonesia.

“Sekali lagi saya tegaskan, di pilkada 2018 nanti jangan ada benturan antar agama dan etnis, pilihlah pemimpin yang berprestasi,” tegasnya.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji yang turut hadir pada acara pembagian sertifikat tanah, menyambut baik pesan dan arahan Presiden Joko Widodo. Menurutnya memang seharusnya masyarakat Kalbar sudah harus peduli terhadap pilkada dengan ikut berpartisipasi menggunakan hak suaranya.

Wali Kota dua periode ini mengatakan, jangan sampai maayarakat Kalbar hanya menjadi penonton dan tidak mau nyoblos.

“Jangan sampai tidak nyoblos ya,” pungkasnya. (Fai)

Tinggalkan Komentar