Wakil Bupati Sintang, Askiman Membuka secara resmiRapat Kerja Kepala Sekolah tingkat SD Negeri dan SD Swasta se-Kabupaten Sintang (Foto: Sg/Hms)
Wakil Bupati Sintang, Askiman Membuka secara resmiRapat Kerja Kepala Sekolah tingkat SD Negeri dan SD Swasta se-Kabupaten Sintang (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Dengan mengambil tema “pendidikan yang bermutu menciptakan bangsa yang maju”, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang menggelar Rapat Kerja Kepala Sekolah tingkat SD Negeri dan SD Swasta se-Kabupaten Sintang yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sintang, Askiman pada Kamis (30/3/2017) bertempat di Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) jalan M.Saad Sintang.

Bupati Sintang, Askiman menyampaikan dalam sambutannya mengatakan bahwa seorang kepala sekolah memiliki tugas pokok dan fungsi serta tanggung jawab yang tidak ringan dan dituntut untuk mendidik karakter seorang anak agar menjadi anak yang baik, “Saya sampaikan pada saat kegiatan ini, dengan tugas dan tanggung jawab kita sebagai guru, sebagai kepala sekolah bukanlah tugas tanggung jawab yang ringan, diruang lingkup sekolahan tidak hanya mendidik dengan materi pelajaran yang ada, akan tapi dari guru dan kepala sekolah itu juga harus bisa membentuk sikap mental seorang anak”. Kata Askiman.

Menurut Askiman, menjadi kepala sekolah juga tidak hanya mengurus tentang administrasi, turut andil dalam upaya pembinaan social kemasyarakatan ditempat bertugas dan agar bisa mengayomi para dewan guru serta memberikan contoh yang baik dihadapan murid-murid di sekolah, “menjadi kepala sekolah itu tidak hanya mengurus administrasi dan pengambilan keputusan saja, kita harus ada upaya ikut serta dalam pembinaan sosial kemasyarakatan di suatu daerah tempat kita bertugas, dan kita sebagai kepala sekolah juga harus mengayomi para guru, maupun siswa yang ada di sekolah”. Tutur Askiman.

“Saya sampaikan persoalan tata keuangan sekolah, laksanakanlah sesuai dengan ketentuan yang berlaku , jangan lalai membuat sebuah pertanggung jawaban, agar kita tidak dipersalahkan dalam persoalan tata kelola keuangan, soal dana BOS, saya yakin bapak ibu sudah melaksanakan dengan baik, laksanakan dengan penuh kesepakatan bersama dewan guru, tidak ada anggaran yang tertutup semuanya penuh dengan keterbukaan, sesuai dengan tanggung jawab yang ada, kedepan melalui BPKP akan memperketat keuangan, perlu menjadi pokok bahasan bagaimana tata kelola keuangan yang baik” ungkap Askiman.

Wakil Bupati Sintang berpesan kepada para kepala sekolah yang hadir pada acara rapat kerja tersebut bahwa antara kepala sekolah dengan para dewan guru harus menjalin komunikasi yang harmonis, jaga kebersamaan, “didalam ruang lingkup sekolahan kita harus jalin komunikasi yang baik, jangan saling berprasangka buruk, dan juga saya berharap agar fungsi pengawasan jangan main hakim sendiri, Kepada dinas cabang, kalau ada permasalahan tentang anggaran kita harus transparan, perlu penataan kelola keuangan agar tertib administrasi sehingga semua persoalan bisa teratasi”.

Sementara itu, Ketua Panitia, Magdalena Ukis mengatakan, kegiatan rapat kerja kepala sekolah ini bertujuan untuk menyampaikan informasi kebijakan strategis di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kepada para kepala sekolah, terkait pendidikan karakter, petunjuk teknis metodologi kurikulum K13, mensinkronisasikan data sekolah yang belum valid seperti data Ujian Nasional tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2016/2017. “kata Ukis.

“adapun jumlah peserta yang kita undang sebanyak 420 orang, dan ternyata peserta pada saat ini para kepala sekolah tingkat SD Negeri maupun SD Swasta hadir semua dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang, dengan demikian narasumbernya berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lembaga Penelitian Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat, ”tambah Ukis. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY