Rilis di Netflix, Akhir Film Agen Mata-mata ‘Heart of Stone’ Dinilai Kurang Menarik

KalbarOnline.com – Film bergenre aksi berjudul ‘Heart of Stone’ yang dibintangi Gal Gadot, Jamie Dornan, Alia Bhatt, dan Sophie Okonedo sudah dirilis di Netflix, Jumat (11/8).

Film tersebut berkisah tentang Rachel Stone (Gal Gadot) yang melakukan misi penyamaran dari Charter, organisasi yang menaunginya.

Rachel selalu dipandu dengan bantuan teknologi canggih bernama Heart, yang bisa mengendalikan apa pun yang ada di bumi, selama dia menjalankan tugasny.

Namun, Rachel melakukan kesalahan pada suatu hari.

Kesalahan tersebut membuat penyamarannya terbongkar dan diketahui oleh musuh yang mengincar keberadaan Heart.

Selain itu, Rachel harus menghadapi Keya Dhawan (Alia Bhatt), seorang peretas andal yang juga mengincar Heart.

Baca Juga :  Tayang 25 Desember 2023, Akting Adam Driver sebagai Enzo di Film 'Ferrari' Jadi Sorotan

Dalam Film Heart of Stone, adegan aksi Rachel yang apik diiringi dengan kejar-kejaran antara kelompok penjahat dan agen mata-mata membuat penonton ikut tegang.

Namun, ketegangan yang dibangun Heart of Stone tidak bertahan hingga akhir filmnya.

Bahkan, tensi cerita film semakin mengendur, terutama saat twist besar film ini dibuka di awal film.

Alhasil, cerita film ini berjalan cepat dengan akhir yang mudah ditebak.

Tak hanya itu, beberapa karakter film ini juga dinilai kurang ‘nendang’, misalnya karakter Keya Dhawan.

Baca Juga :  Film 'Superman: Legacy' Bakal Dibintangi David Corenswet

Karakter tersebut digadang-gadang jago, ternyata tidak juga jago.

Rival Rachel Stone yang menjadi twist besar dalam film tersebut pun tak diberi back story yang cukup meyakinkan.

Namun, penampilan Gal Gadot menjadi penolong yang efektif untuk film ini, meski cerita film dan beberapa karakter tidak spesial dan klise.

Aksi Gal Gadot yang luwes saat adegan laga serta penampilannya dalam menampilkan emosi Rachel Stone, ternyara berhasil tersampaikan dengan baik. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment