Rumah Warga Kecamatan Tayap Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik

KalbarOnline, Ketapang – Sebuah rumah di Jalan Trans Kalimantan Dusun Nanga Tayap, Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang terbakar hebat, pada Selasa (17/01/2023), sekitar pukul 11.40 WIB.

Pemilik rumah, Jonta Riporta menyampaikan, kebakaran tersebut diduga akibat adanya korsleting listrik di sekitar area antara ruang dapur dan ruang tengah.

Aparat kepolisian bersama warga dan petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. (Foto: Adi LC)
Aparat kepolisian bersama warga dan petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. (Foto: Adi LC)

Jonta menyampaikan, berdasarkan kesaksian istrinya, Risa Susanti, yang kebetulan berada di rumah saat kejadian, bahwa api pertama kali terlihat di sekitar area antara ruang dapur dengan ruang keluarga.

“Saat anak saya hendak menuju ke WC yang berada di belakang rumah, kemudian anak saya melihat sudah ada kobaran api di sekitar area antara ruang dapur dengan ruang keluarga, sehingga anak saya berteriak dan melaporkan ke istri saya yang berada di depan rumah sedang berjualan” terang Jonta.

Baca Juga :  Polda Kalbar Catat Kerugian Kebakaran 60 Ruko di Sintang Capai Rp10 Miliar

Mendengar teriakan sang anak, Risa pun langsung meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memadamkan api. Namun dikarenakan sebagian besar bangunan terbuat dari kayu, sehingga api cepat merambat ke bagian dapur rumah.

Aparat kepolisian bersama warga dan petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. (Foto: Adi LC)
Aparat kepolisian bersama warga dan petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. (Foto: Adi LC)

Saat musibah berlangsung, beberapa anggota Polsek Nanga Tayap bersama warga masyarakat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Hingga selang beberapa lama, bantuan mobil pemadaman dari Perusahaan BGA Grup dan dari unit pemadam dari Kecamatan Sandai datang membantu memadamkan api.

Baca Juga :  Pemprov Kalbar Selesaikan Tender Ratusan Miliar Perbaikan Jalan 2023

Kapolsek Nanga Tayap, IPDA Risandy dalam kesempatannya menyampaikan, kobaran api dapat dipadamkan sekitar 2 jam kemudian, atau sekitar Pukul 14.00 WIB. Ia menyampaikan, akibat kebakaran tersebut, ruangan rumah bagian tengah sampai dapur telah habis terbakar namun tidak ada korban jiwa.

“Kita lakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara serta memeriksa beberapa saksi. Sementara kita duga korsleting listrik atau arus pendek sebagai penyebab terjadinya kebakaran, dan untuk penyebab pastinya masih kita lakukan penyelidikan,” terangnya. (Adi LC)

Comment