by

Harjad ke-250, Pesan Midji ke Pemkot Pontianak: Terus Inovasi dan Tetap Serius Tangani Covid

Harjad ke-250, Pesan Midji ke Pemkot Pontianak: Terus Inovasi dan Tetap Serius Tangani Covid

KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengucapkan selamat Hari Jadi Pontianak ke-250. Midji berpesan agar seluruh jajaran Pemerintah Kota Pontianak terus berkreasi dan berinovasi, karena Pontianak sebagai kota jasa dan perdagangan kunci persaingannya adalah inovasi.

“Tanpa ada inovasi yang baik dan bernilai kompetisi, maka Pontianak bisa tertinggal dari daerah lain,” katanya, Jumat, 22 Oktober 2021.

Seluruh ASN dan OPD, kata Midji, harus berani melakukan inovasi dan terobosan, dalam rangka menjadikan Pontianak sebagai kota yang dibanggakan di Indonesia.

“Pontianak harus jadi kebanggaan di Indonesia bukan lagi di Kalbar, dan kita harus berkiprah di nasional, bukan lagi di Kalbar,” katanya.

Pemerintah Kota Pontianak, kata Midji, juga harus konsisten dengan RPJMD yang telah disusun. Kemudian lakukan terobosan untuk percepatan-percepatan terutama di sektor perekonomian dan kesehatan.

“Kalau pendidikan saya rasa sudah cukup bagus. Tapi harus ada terobosan-terobosan dari sisi perekonomian supaya ada peredaran uang yang semakin besar, sehingga pendapatan asli daerah bisa terdongkrak,” katanya.

Mengenai penataan kota seperti genangan, Midji meminta Wali Kota Pontianak mencar sumber masalahnya.

“Kalau saya lihat dari penampang beberapa jembatan, Jembatan Parit Tokaya dan Gajahmada harus diperhatikan,” katanya.

Pengerukan alur parit dan sungai pun, menurutnya penting. Karena itu, Midji meminta Pemerintah Kota Pontianak menyurati pemerintah pusat.

“Kita (Pemprov) juga akan surati, supaya Sungai Kapuas itu dikeruk, karena sedimentasinya semakin tinggi. Sehingga daya tampung airnya semakin kecil. Akibatnya air tetap di darat. Ini yang mungkin tidak terpikirkan selama ini,” katanya.

Midji juga berpesan kepada Wali Kota Pontianak dan jajaran untuk tetap serius dalam penanganan Covid-19. Meskipun, kata Midji, Pontianak saat ini berada di level 2, namun tak boleh lengah.

“Saya minta Pak Wali hati-hati. Kemarin yang dirawat di rumah sakit dari Pontianak itu ada empat, tiga di antaranya asal Pontianak,” katanya.

Comment

Terbaru