Kasus Covid-19 di AS Tinggi, Ambulans Bukan untuk Pasien Kritis

KalbarOnline.com – Saat rumah sakit kewalahan dengan jumlah pasien Covid-19 yang terus naik, Emergency Medical Services (EMS) Agency Los Angeles mengeluarkan arahan mengejutkan. EMS mengatakan bahwa ambulans sebaiknya tidak membawa pasien ke rumah sakit jika mereka dalam kondisi kritis atau hampir tidak memiliki harapan hidup.

Pasien yang dimaksudkan yakni mereka yang detak jantung dan pernapasannya terhenti dan yang tidak dapat tertolong oleh paramedis. Memo tersebut ditandatangani Marianne Gausche-Hill, Direktur Medis EMS.

Karena dampak parah pandemi Covid-19 terhadap EMS dan 9-1-1 Receiving Hospitals, maka pasien dewasa yang mengalami henti jantung traumatik dan nontraumatik di luar rumah sakit sebaiknya tidak dipindahkan. Itu jika pengembalian sirkulasi spontan gagal dilakukan di lapangan.

Baca Juga :  PM Vietnam: 10 Hari Mendatang Jadi Masa Kritis Penanganan Wabah Korona

Menurut memo, seorang pasien harus dirawat terlebih dahulu di tempat kejadian dan mempunyai denyut nadi selama resusitasi sebelum dibawa ke rumah sakit. Ini artinya jika denyut nadi pasien tidak kembali atau dinyatakan meninggal, petugas EMS semestinya tidak membawa mereka ke rumah sakit.

Dokumen lainnya yang diunggah menunjukkan bahwa otoritas kesehatan setempat juga mengeluarkan arahan pada Senin (4/1), yang meminta kru ambulans agar memberikan sedikit oksigen mengingat persediaan terbatas akibat pandemi.

Baca Juga :  Tepis Isu Koma, Kondisi Kim Jong Un Segar Bugar, Langsung Pimpin Rapat

Gausche-Hill mengatakan bahwa memo ini tidak mengartikan kru EMS tidak akan terus melakukan semua yang dapat mereka lakukan untuk menyelamatkan nyawa pasien di lokasi kejadian dan di rumah sakit. “Kami tidak mengabaikan resusitasi,” tegas Gausche-Hill.

“Apa yang kami minta adalah yang sedikit berbeda dari sebelumnya, bahwa kami menekankan fakta bahwa membawa pasien henti jantung ini menyebabkan hasil yang sangat buruk. Kami sudah tahu itu dan kami hanya tidak ingin membuat rumah sakit kami tumbang,” pungkas Gausche-Hill.

Saksikan video menarik berikut ini:

Comment