by

Bupati Jarot Launching Pembukaan Jalan Penghubung Desa Tanjung Baru Menuju Desa Ipak

KalbarOnline, Sintang – Usai meyambangi Desa Tanjung Raya dalam kunjungan kerjanya di hari kedua di Kecamatan Serawai, Bupati Sintang, Jarot Winarno melanjutkan kunjungan kerja ke Desa Tanjung Baru untuk melaunching pembukaan terobosan badan jalan penghubung antar Desa Tanjung Baru menuju jalan lintas Desa Ipak dan melakukan dialog bersama masyarakat di Gedung Serbaguna Desa Tanjung Baru, Kecamatan Serawai, Minggu (25/2/19) sore.

Turut dalam rombongan tersebut Anggota DPRD Kalbar, sejumlah unsur OPD Kabupaten Sintang, unsur Forkopimcam Serawai dan unsur terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jarot mengatakan pembangunan di desa itu tumbuh atas usulan dan sesuai keinginan masyarakat yang dirumuskan dalam musrembang melalui Pemerintahan Desa kemudian diketahui oleh kecamatan dan selanjutnya sampai kepada Pemerintah Kabupaten.

Seperti yang dilakukan dalam kegiatan launching pembukaan terobosan jalan penghubung antar Desa Tanjung Baru menuju Desa Ipak sepanjang 1.830 meter yang merupakan keinginan masyarakat yang menginginkan adanya akses jalan menuju desa tetangga dan desa-desa selanjutnya.

“Tapi kalau keinginan masyarakat dipenuhi seperti ini, jangan lagi minta ganti rugi tanaman tumbuh yang masuk dalam lokasi pembangunan jalan itu, ikhlaskan saja. Dana yang dikucurkan untuk pembangunan jalan ini yang panjangnya tadi kata Kades 1.830 meter masih tahap pertama, sama dengan yang di Tanjung Raya ke Ponte, Bihe dan lainnya. Nanti juga saya akan surati pihak perusahaan untuk proses perawatan yang termasuk dalam jalan perusahan tadi 4 kilometer,” tukasnya.

Selain itu, Bupati Jarot megaku terkejut melihat pembangunan di Desa Tanjung Baru ini sudah berkembang sangat pesat. Untuk itu dirinya sangat mengapresiasi pemerintah desa yang sudah peduli terhadap pembangunan di desanya terlebih memang kuncuran dana desa saat ini sudah cukup besar sehingga itu bisa dimanfaatkan untuk membangun desanya masing-masing dan dalam pembangunan di desa itupun harus dilakukan dengan padat karya atau melibatkan masyarakat dalam pembangunanya baik dari perencanaan sampai kepada proses pengerjaan pembangunannya.

“Saya terkejut desa ini sudah semakin maju, rabat betonnya di mana-mana cukup bagus, balai desanya mewah, tapi tidak bisa digunakan bermain badminton, karena ada beberapa balai desa atau gedung serbaguna itu sengaja dibuat tinggi, kemudian tidak pakai platform begini atau diekspose supaya sekalian bisa jadai SORGA (sarana olahraga desa),” katanya.

Sementara Kepala Desa Tanjung Baru, Yohanes Leonardus mengatakan usulan jalan yang dilaunching ini sudah sejak tahun 2017 dan 2018 melalui kegiatan musrenbang desa, musrenbang kecamatan untuk disampaikan ke Pemerintah Kabupaten sehingga tahun 2019 ini patut disyukuri keinginan masyarakat Desa Tanjung Baru sudah terpenuhi dengan ditandai dilaunchingnya pembukaan terobosan jalan oleh Bupati secara langsung.

“Jalan yang akan dibangun ini sepanjang 1.830 meter adalah semak belukar belum ada badan jalan, terdapat kebun karet masyarakat Desa Tanjung Baru dan Desa Nusa Tujuh. Kemudian kurang lebih 4000 meter adalah jalan kebun milik perusahaan, jadi total perkiraan kami jalan ini sekitar 6 kilometer, yang sudah ada badan jalannya 4 kilometer yang masih belum ada jalan badannya yaitu 1.830 meter,” kata Yohanes. (*/Sg)

Comment

News Feed