Midji – Norsan Semakin Tak Terbendung, Ini 3 Alasan Utamanya

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2018 Nomor Urut Tiga, Sutarmidji - Ria Norsan, Tunjukan Gaya Salam Metal, Salam Tiga Jari, Salam Tiga OKE (Foto: Fat)
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2018 Nomor Urut Tiga, Sutarmidji - Ria Norsan, Tunjukan Gaya Salam Metal, Salam Tiga Jari, Salam Tiga OKE (Foto: Fat)

KalbarOnline, Pontianak – Dukungan masyarakat Kalimantan Barat terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 3 (tiga), Sutarmidji – Ria Norsan, semakin tak terbendung.

Tingginya antusiasme masyarakat Kalbar memilih Midji – Norsan ini, tak terlepas dari keinginan masyarakat untuk menjadikan Kalbar Baru yang lebih maju dan sejahtera.

Terlebih lagi, upaya pasangan Midji – Norsan meyakinkan masyarakat setiap hari semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Terbukti disetiap momen safari dialogis paslon nomor urut 3 (tiga) tersebut, selalu tumpah ruah dipadati ratusan masyarakat yang ingin bertemu, mendeklarasikan dukungan bahkan berdialog dengan calon pemimpin mereka, terkait visi misi dan program unggulannya.

“Saya akan jadikan Kalimantan Barat dikenal di pentas nasional. Agar Kalbar menjadi kebanggaan masyarakatnya dan masyarakatnya bangga terhadap Gubernur dan Wakil Gubernurnya,” seru calon Gubernur Kalbar nomor urut 3 (tiga), Sutarmidji, disetiap lawatan safari dialogisnya.

Gelombang dukungan terhadap Midji – Norsan ini datang dari berbagai kalangan masyarakat di Kalbar. Mulai dari masyarakat yang beragam etnisnya, Dayak, Madura, Melayu, Tionghoa, Hindu dan Budha. Para petani, nelayan, guru/dosen, pelajar/mahasiswa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, pensiunan dan sebagainya. Secara ringkas setidaknya terdapat 3 alasan utama masyarakat ramai-ramai memilih Midji – Norsan untuk memimpin Kalbar.

Pertama, Midji – Norsan dinilai Merakyat. Disuatu momen dialogisnya di Kabupaten Melawi, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 3 (tiga) ini bermalam di rumah Warga Desa Menukung, Kabupaten Melawi. Warga pun tidak menyangka Midji – Norsan mau menginap di rumah mereka yang terbilang jauh dari kata layak bagi seorang pejabat negara. Figur Sutarmidji dan Ria Norsan yang ramah, santun, dan mudah bergaul dianggap sebagai nilai tambah. Karena diyakini dapat memahami kehidupan masyarakat kecil. Hal inilah yang menjadikan masyarakat Kalbar yakin Midji – Norsan merupakan sosok yang merakyat.

“Pak Midji dan Pak Norsan sangat merakyat sekali. Tidak peduli jabatannya, mereka tidak segan untuk bermalam dirumah saya. Sempat kaget dengar Pak Midji dan Pak Norsan nginap dirumah warga, karena baru kali inilah ada pejabat yang bermalam di desa kami,” jelas Arif (56), warga Desa Menukung.

Kedua, Midji – Norsan dianggap berpengalaman dan berprestasi. Rekam jejak Sutarmidji sebagai Wali Kota Pontianak dua periode dan Ria Norsan sebagai Bupati Mempawah dua periode, dinilai sebagai pengalaman penting untuk mewujudkan kemajuan Kalimantan Barat.

Jika dihitung total penghargaan Sutarmidji untuk Kota Pontianak sebanyak 236 penghargaan. Pembangunan yang merata di Kota Pontianak sehingga masyarakat merasa bangga terhadap Kota Pontianak. Pontianak dibawah kepemimpinan Sutarmidji menjadi Kota dengan Tata Kelola Pemerintahan terbaik se – Indonesia, sehingga Sutarmidji dianugerahi sebagai Wali Kota terbaik se – Indonesia oleh Kemendagri.

Begitu juga Ria Norsan sudah berhasil membangun Mempawah menjadi daerah yang tumbuh pesat. Mempawah dibawah kepemimpinan Ria Norsan sukses menjadi kota pelajar di Kalimantan Barat, ditambah lagi dengan usaha yang keras demi kemajuan Kalbar, Ria Norsan sebagai Bupati Mempawah memperjuangkan pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing.

Di 14 kabupaten/kota yang didatangi Sutarmidji, mayoritas masyarakat memilih paslon nomor urut 3 (tiga) ini lantaran karena Midji – Norsan sangat berpengalaman.

“Kita tidak meragukan lagi pengalaman Pak Midji dan Pak Norsan. Sudah terbukti” begitu kata yang sering diucapkan masyarakat diberbagai momen dialogis Midji – Norsan.

Ketiga, program Midji – Norsan dinilai paling realistis, tidak mengada-ngada dan semuanya bisa direalisasikan. Hal ini diperkuat dengan pernyataan dari berbagai pengamat di Kalbar.

“Saya tidak pernah berjanji dengan apa yang tidak dapat saya lakukan. Program kerja Midji – Norsan jelas, terukur dan dapat diwujudkan,” tegas Sutarmidji.

Pasangan Midji – Norsan dinilai paling layak memimpin Kalbar, karena program kerja yang ditawarkan sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Seperti misalnya yang tertuang dalam 3 program unggulan Midji – Norsan yakni pembenahan infrastruktur disegala bidang, pendidikan gratis hingga SMA dan membangun rumah sakit Soedarso 12 lantai yang menerapkan pelayanan tanpa kelas dan diperuntukan bagi pengguna BPJS. Dan 3 hal ini sudah diterapkan Sutarmidji kala memimpin Kota Pontianak dua periode, artinya bukan pepesan belaka, namun sudah ada wujud pembuktian.

Sambutan luar biasa dari masyarakat di 14 kabupaten/kota terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 3 (tiga), Sutarmidji – Ria Norsan disetiap lawatan safari dialogisnya, apakah sebagai tanda bahwa Midji – Norsan akan menjadi pemimpin baru di Kalbar?.

Yang jelas, Kalimantan Barat saat ini membutuhkan pemimpin kolektif kolegial dan berkelas nasional, bukan hanya pemimpin identitas dan lokal, yang tidak memiliki program yang jelas serta hanya mengobral janji-janji. Kenapa demikian?, sebab Kalbar sudah jauh tertinggal oleh provinsi besar lainnya. (Fat)

Tinggalkan Komentar