Lomba Sampan Meriahkan Peringatan Hari Jadi Kota Sintang ke 655 Tahun

Bupati Sintang, Jarot Winarno Saat Menyerahkan Piala Bergilir Kepada Panitia Kegiatan (Foto: Sg)

Jarot: Melestarikan Budaya Lokal

KalbarOnline, Sintang – Hari kedua pada peringatan Hari Jadi Kota Sintang yang ke 655 tahun dimeriahkan dengan acara lomba sampan tradisional yang diikuti oleh 26 tim.

Sintang sebagai tuan rumah menurunkan 13 tim, Kabupaten Sekadau menurunkan 12 tim, dan tak ketinggalan Kabupaten Melawi juga menurunkan 1 tim.

Lomba dayung ini dilaksanakan di Sungai Kapuas dengan mengikuti arus sungai sejauh 800 meter dengan finishnya didepan Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang. Lomba sampan ini memperebutkan juara bergilir provinsi dan sejumlah uang pembinaan.

Bupati Sintang, Jarot Winarno dalam sambutannya mengatakan lomba sampan ini terlaksana karena kerjasama antar Bidang Pariwisata dan Bidang Olahraga dengan panitia Hari Jadi Kota Sintang ke 655  tahun.

Lomba sampan ini juga dimaksudkan untuk melestarikan tradisional berdayung atau bekayuh. Yang sangat erat dalam kehidupan, masyarakat Sintang.

“Kita memang tidak lagi total menggunakan transportasi air, tapi dengan mengubahnya menjadi even perlombaan, berarti kita ikut berperan aktif melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Bupati juga mengatakan bahwa tahun depan akan mengajak Kabupaten Kapuas Hulu untuk turut serta.

“Disanapun banyak pendayung – pendayung yang tangguh dan handal,” tukasnya.

Ketua Panitia yang juga merupakan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika mengatakan lomba sampan ini bertujuan menjaring atlit dayung yang terbaik.

Diakhir acara pembukaan lomba sampan,  Bupati Jarot menerima piala bergilir dari Kabupaten Melawi sebagai pemenang tahun lalu dan selanjutnya diserahkan pada panitia lomba.

Hadir juga dalam acara pembukaan lomba sampan tersebut Sultan Sintang, Muhammad Iksan Kesuma Negara V, Sekda Sintang, Wakil Ketua DPRD Sintang, Terry Ibrahim dan sejumlah pimpinan SOPD Sintang. (Sg)

Tinggalkan Komentar