Pemkab Sintang Sambut Baik Hadirnya Radio Komunitas

KalbarOnline, Sintang –  Bupati Sintang Jarot Winarno menyambut baik tumbuhnya lembaga penyiaran komunitas di Kabupaten Sintang, Bupati menyatakan keberadaan Radio Komunitas dapat meningkatkan kwalitas masyarakat, sebab masyarakat dapat semakin paham terhadap haknya mendapatkan informasi.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Sintang melalui Sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bagian (Kabag) Humas Protokoler Kabupaten Sintang Kurniawan saat membuka Evalusi Dengar Pendapat (EDP) Radio Komunitas Saka Tiga (SAGA) dan ASP TV di ruang rapat Café Dhea Sintang, Sintang Kamis ( 27/10/2016).

Kurniawan mengatakan media yang berperan penting dalam mendukung hak memperoleh informasi adalah lembaga penyiaran, sebab lembaga penyiaran merupakan media massa yang menjalankan fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan serta kontrol dan perekat sosial.

“Dalam undang-undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran dijelaskan bahwa jasa penyiaran terdiri atas penyiaran radio dan jasa penyiaran televisi yang dapat diselenggarakan oleh lembaga penyiaran publik, lembaga penyiaran swasta, dan lembaga komunitas maupun penyiaran berlangganan oleh sebab itu dengan daya pancar yang rendah, luas jangkauan yang terbatas, untuk mengenai lembaga penyiaran komunitas sangatlah berperan penting untuk melayani memberikan informasi kepada masyarakat,” tuturnya.

Hadirnya lembaga penyiaran komunitas diharapkan tidak untuk mencari laba, akan tetapi untuk mendidik dan memajukan masyarakat dalam mencapai kesejahteraan, dengan melaksanakan program acara yang meliputi budaya, pendidikan, dan informasi menggambarkan identitas bangsa dan mensosialisasikan berbagai iklan layanan masyarakat.

“Saya mengapresiasi dengan hadirnya penyiaran komunitas ini di Kabupaten Sintang sebab keberadaan lembaga penyiaran komunitas radio dan tv lokal akan membuka akses informasi yang luas bagi masyarakat, sehingga dapat berperan penting kepada masyarakat untuk berfikir cerdas dan kritis serta memperkuat lahirnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih yang sesuai dengan visi kabupaten Sintang,” Tambah Kurniawan

Bupati berharap dalam rapat evaluasi dengar pendapat ini dapat berjalan dengan baik, sehingga akan dapat mendukung terbitnya izin penyelenggaraan penyiaran untuk radio komunitas saga FM dan ASP TV di Kabupaten Sintang.

Ditempat yang sama Dewan Pembina Penyiaran Komunitas  Radio Saka Tiga (SAGA), Milton Crosby mengatakan tujuan pendirian radio komunitas SAGA ini adalah  media untuk para pendengar khususnya pemuda di Sintang untuk menyampaikan opini, gagasan dalam menghadapi arus informasi di masyarakat.

Milton berharap Lembaga  Siaran Komunitas   turut dalam  upaya pembangunan bangsa, untuk memotivasi para pemuda dalam  meningkatkan potensi kreativitas seni, dan menjalin hubungan untuk saling tukar informasi serta sebagai sarana hiburan, informasi pendidikan dan pariwisata.

“Dengan berdirinya radio saga ini salah satu bentuk partisipasi kongkrit dalam rangka membuka wawasan cakrawala dalam penyampaian informasi yang bermanfaat, aktual, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga penyampaian informasi dan komunikasi itu dapat sampai ditelinga masyarakat,” tambahnya.

Ketua Dewan Pembina Abadi Sapta Pratama Televisi (ASP TV) Sutarmin, mengatakan bahwa tujuan dari didirikannya ASP TV bahwa untuk memajukan Kabupaten Sintang dalam rangka memberikan program tentang budaya lokal Sintang pada khususnya.

Evaluasi Dengar Pendapat ini di hadiri Ketua KPID Kalimantan Barat Muhammad Syarifuddin Budi  yang menegaskan EDP ini merupakan  langkah awal dalam proses perijinan penyiaran oleh lembaga penyiaran televisi maupun radio.

Pihaknya menyambut baik adanya kesadaran masyarakat untuk membentuk penyiaran komunitas  yang memiliki tujuan memperkuat jaringan informasi lokal.

“ Pemerintah pusat hingga daerah memang mendorong tumbuhnya lembaga penyiaran komunitas dan lembaga penyiaran local agar masyarakat local Indonesia dapat berdaya saing serta mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, “ Ungkap Budi

Hadir dalm EDP tersebut enam komisioner KPID yang di pimpin langsung Ketua KPID Kalbar M. Syarifuddin Budi , Yose Kans Pangaraya,  Aryana Kaswamayana, Widodo Prihadi, Liu Yulnti dan Erwin Andika serta lima orang Staf KPID Kalbar.

EDP juga mengadirkan seluruh keterwakilan dari setiap masyarakat dari berbagai latar belakang seperti Akademisi, LSM, Pejabat Pemerintah hingga komunitas yang ada di Kabupaten Sintang. (Sg)

Tinggalkan Komentar