Pemkab Sintang dan TNI Atasi Bersama Kegawatdaruratan Infrastruktur

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Murjani, Saat Membacakan Sambutan Bupati Sintang, Jarot Winarno Pada Pembukaan TMMD ke-100 di Ketungau Tengah (Foto: Sg)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Murjani, Saat Membacakan Sambutan Bupati Sintang, Jarot Winarno Pada Pembukaan TMMD ke-100 di Ketungau Tengah (Foto: Sg)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno yang diwakili Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Murjani menjadi inspektur upacara dalam acara pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler wilayah perbatasan Tahun 2017, pelaksanaan tersebut dipusatkan di Lapangan SDN 08 Desa Wanabhakti, Kecamatan Ketungau Tengah, Rabu (27/9).

Sebelum melaksanakan kegiatan pembukaan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum bersama Komandan Kodim 1205 Stg dan Kepala BKBP3A Sintang meninjau langsung Poskesdes Wanabhakti dimana di Poskesdes tersebut sedang berlangsung kegiatan KB-Kes yang dilakukan kepada masyarakat, dan kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan TMMD.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Kadis PU, Murjani mengatakan bahwa upaya mengatasi permasalahan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Sintang bukanlah pekerjaan yang mudah dan murah.

“Karena membangun infrastruktus jalan dan jembatan membutuhkan penguasaan ilmu dan keterampilan yang tinggi. dan membangun infrastruktur jalan dan jembatan membutuhkan biaya yang sangat besar,” katanya.

Murjani menambahkan bahwa saat ini pemerintah daerah terus berupaya mengatasi permasalahan infrastruktur, salah satunya ialah penggerak utama pembangunan atau prime mover pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sintang tahun 2016-2021 adalah mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur daerah.

“Terbangun dan terpeliharanya ruas-ruas jalan kabupaten sehingga mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.

“Untuk dapat melaksanakan prime mover ini, sangat diperlukan kerjasama dan sinergi dengan berbagai pihak terkait. Salah satunya pihak yang dianggap dapat dan mampu membantu Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mengatasi masalah infrastruktur jalan dan jembatan adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya Angkatan Darat. Sebab di TNI AD terdapat program TMMD yang relevan dengan pembangunan fisik wilayah,” ungkap Murjani.

Sementara Komandan Kodim 1205 Sintang, Letkol Inf Marsana mengatakan kegiatan TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari yang dimulai pada Rabu 27 September 2017 ini.

“Dengan kegiatan TMMD ini kami dari TNI menurunkan anggota sebanyak 150 orang untuk mengerjakan kegiatan yang sejalan dengan program TMMD yaitu membangun jalan dan jembatan dengan meliputi 5 Desa yang ada di wilayah Kecamatan Ketungau Tengah,” katanya.

“Diharapkan kepada seluruh peserta yang hadir dan masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan TMMD ini dengan sebaik mungkin, karena kalau kita ikuti dengan baik maka pembangunannya nanti akan terlihat dan menjadi pembangunan yang terbaik di wilayah kita,” tukas Dandim.

Sementara itu, Camat Ketungau Tengah, Dakun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI karena memiliki program TMMD ini.

“Saya sangat bangga karena kegiatan seperti ini dapat membantu Pemerintah dalam halnya membangun sarana infrastruktur dasar khususnya wilayah yang saya pimpin ini yaitu Kecamatan Ketungau Tengah, karena wilayah Ketungau Tengah ini juga berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia jadi infrastruktur dengan adanya TMMD ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Kabupaten Sintang khususnya di wilayah Kecamatan Ketungau Tengah,” tandas Dakun. (Sg)

Tinggalkan Komentar