KalbarOnline, Sintang – Pesparawi adalah perhelatan keagamaan yang mendorong umat kristiani untuk senantiasa taat dan bersyukur kepada Tuhan, yang diekspresikan dengan bernyanyi. Nyanyian ibadah rohani selain mampu meresapi nilai-nilai agama melalui nada-nada yang indah, juga mampu menggugah kekebersamaan dan persaudaraan karena dilantunkan dengan harmonis bersama-sama dalam kelompok paduan suara. Demikian disampaikan Bupati Sintang Jarot Winarno pada Pelepasan Kontingen Pesparawi Kabupaten Sintang untuk mengikuti lomba pesparawi tingkat propinsi di Sanggau pada Jumat 21 Oktober 2016 di Pendopo Bupati Sintang.

“pastilah pihak yang menyanyikannya maupun yang mendengarkannya tersentuh hati dan pikirannya menikmati lagu-lagu rohani tersebut. Dengan demikian, pesparawi bukan sekedar suatu perlombaan yang mencari peserta terbaik, tetapi didalamnya terkandung aktifitas keagamaan yang ingin membentuk insan yang beriman dan bertaqwa baik sebagai individu maupun sebagai warga negara” tambah Jarot Winarno.

Bupati Sintang menambahkan, dalam konteks pembangunan kabupaten sintang, event pesparawi sangat relevan dengan upaya kita bersama mewujudkan masyarakat kabupaten sintang yang religius. Kegiatan pesparawi menjadi upaya nyata kita membentuk karakter yang beriman, bertaqwa, bersahaja dan toleran, yang ada pada konsep membangun masyarakat yang religus. Oleh karena itu, saya dan kita semua wajib mendukung penuh keikutsertaan kita dalam pelaksanaan pesparawi se-kalimantan barat yang akan dilaksanakan di kabupaten sanggau tahun ini.

“pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak umat kristiani kabupaten sintang, untuk dapat menjadi pelopor terwujudnya masyarakat kabupaten sintang yang religius, yang didalamnya umat kristiani semakin memperkokoh keimanan, mengembangkan sikap yang terbuka, toleran dan mampu bekerjasama dengan umat-umat beragama lainnya di kabupaten sintang. dengan lagu-lagu gereja yang dinyanyikan dalam ajang pesparawi, terdapat banyak pesan moral tentang kepatuhan pada persaudaraan, cinta kasih dan toleransi”ajak Jarot Winarno.

“saya meminta kepada seluruh anggota kontingen pesparawi, agar menjadikan keikutsertaan pada ajang ini dilandasi semangat ibadah dan sportivitas. Pertahankan tradisi bahwa daerah kita selalu mendapat prestasi yang bagus dalam ajang pesparawi. Selain itu, yang juga perlu diingat agar para anggota kontingen dapat menjadi tamu yang baik, menjaga citra dan nama baik daerah, saling menghormati dan menghargai sesama kontigen yang ada. Khusus kepada kepada para pelatih, pendamping dan ofisial, agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh anggota kontingen. Lakukan tugas dengan iklas dan penuh tanggungjawab sehingga kontingen kita dapat sukses mengikuti perlombaan yang ada di pesparawi ini” pinta Jarot Winarno.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah Kabupaten Sintang yang juga Ketua Kontingen Kabupaten Sintang Rosmiati Simanjuntak menjelaskan bahwa pesparawi ke VIII Tingkat Propinsi Kalimantan Barat pada 24-29 oktober 2016 di Kabupaten Sanggau.

“Pesparawi dilaksanakan untuk meningkatkan keimanan umat kristiani kalimantan barat. Menaikan ungkapan puji dan syukur kepada Tuhan, mempupuk kebersamaan antar umat beragama, menumbuhkan kembangkan aspirasi dan kreasi umat kristen dalam musik dan seni gerejawi, dan meningkatkan mutu paduan suara gerejawi kabupaten sintang. Tim Kabupaten Sintang yang berjumlah 285 orang akan mengikuti seluruh jenis perlombaan yakni ada 12 kategori. Kami mohon dukungan doa dari masyarakat kabupaten sintang sehingga tim sintang mendapatkan prestasi yang baik dan mengharumkan nama kabupaten sintang” pinta Rosmiati Simanjuntak. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY