RSUD Soedarso Operasikan Gedung Baru Rawat Inap Anak, Mampu Tampung Sampai 100 Pasien

KalbarOnline, Pontianak – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso telah mengoperasikan gedung baru rawat inap anak dengan kapasitas 100 tempat tidur.

Direktur RSUD Soedarso, Hary Agung Tjahyadi menjelaskan, dari kapasitas 100 tempat tidur yang ada, 72 tempat tidur diantaranya diperuntukkan bagi non class atau yang biasa digunakan pasien BPJS kelas 3, dengan satu kamar ada empat tempat tidur.

“Kemudian lantai dua, juga ada layanan untuk rawat inap kelas 1, dan VIP, jadi 72 tempat tidur non class, sisa 28 itu, 10 kamar untuk VIP, dan 18 tempat tidur untuk kelas 1,” terangnya, Senin (08/04/2204).

Hary Agung mengharapkan, dengan digunakannya gedung rawat inap anak yang baru tersebut, maka dapat menambah kualitas mutu terhadap pelayanan kepada pasien anak di RS tersebut.

Baca Juga :  Jadi Pj Ketua PKK Kalbar, Windy Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Melalui 10 Program Pokok

“Sebelumnya (rawat inap anak) hanya 41 tempat tidur, walaupun ditambah sampai over kapasitas, maksimal paling hanya 50-an tempat tidur,” kata dia.

Dengan terbatasnya tempat tidur perawatan anak, Hary menceritakan, kalau pihaknya sempat kewalahan ketika kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami peningkatan di akhir tahun lalu.

“Tahun lalu sekitar September, Oktober, November, bisa sampai 100 lebih pasien (anak) yang harus kami layani, ada gedung baru ini mudah-mudahan Soedarso bisa melayani pasien anak yang datang yang membutuhkan perawatan di RSUD Soedarso,” katanya.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Setiap Elemen, Pj Bupati Romi Hadiri Rapat Koordinasi Gubernur

Selain itu, Hary menambahkan, di gedung perawatan anak yang baru ini, juga sekaligus memiliki ruang khusus untuk perawatan kemoterapi anak-anak. Sehingga penanganan pasien anak bisa semakin representatif dan komprehensif.

“Mengapa kami membangun gedung anak di tahun 2023 lalu, karena kami melihat data kunjungan rawat inap pasien (anak) antara 2022 ke 2023 sangat meningkat. Pada tahun 2022 total ada 1.123, tahun 2023 sampai 5.237. Oleh karena itu saya kira kebutuhan yang amat mendesak terkait dengan perawatan atau rawat inap anak di RSUD Soedarso,” pungkasnya. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment