Harisson Buka Operasi Pasar Murah Jelang Ramadhan di Sanggau

KalbarOnline, Sanggau – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson bersama Pj Ketua TP-PKK Kalbar Windy Prihastari, dan Pj Bupati Sanggau Suherman membuka operasi pasar murah di Pasar Seroja, Kabupaten Sanggau, Senin (4/3/2024) pagi.

Selain itu, Harisson juga meninjau harga bahan pokok (bapok) di pasar rakyat tersebut. Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar itu, dilaksanakan dalam rangka pengendalian inflasi daerah, dan menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan 1445 Hijriah.

Adapun paket bahan pokok (bapok) yang dijual terdiri dari lima kilogram beras, satu kilogram gula pasir, dan minyak goreng satu liter, yang dijual lebih murah dari harga pasaran. Yakni seharga Rp90 ribu per paket. Sementara jumlah paket yang disiapkan untuk masyarakat Kabupaten Sanggau dalam operasi pasar tersebut ada sebanyak 1.250 paket.

Baca Juga :  Peran Penting Perdami Tingkatkan Kualitas Kesehatan Mata di Kalbar

Dalam kesempatan itu, Harisson ikut melayani langsung masyarakat yang membeli paket bapok di pasar murah. Ia juga sempat berbincang-bincang dengan para pedagang di pasar tradisional tersebut, untuk menanyakan stok, dan kondisi harga. Termasuk membeli beberapa bapok seperti ayam, telur yang dijual di pasar.

“Saya ke sini karena menjelang ramadan, karena pasti akan ada lonjakan harga. Saya sudah keliling di pasar ini, memang harga beras, ayam, telur, minyak goreng, cabai itu mengalami kenaikan. Untuk itu sebenarnya Pemprov dan juga pemerintah kabupaten/kota harus sering melakukan operasi pasar seperti yang hari ini kita lakukan,” ungkap Harisson.

Baca Juga :  Wagub Ria Norsan Lantik 572 Pejabat Fungsional Pemprov Kalbar

Khusus di Kabupaten Sanggau, menurutnya sudah cukup sering digelar operasi pasar. Yang diadakan minimal satu minggu sekali.

“Operasi pasar ini dalam rangka kita (pemerintah) meringankan beban masyarakat. Karena harga tinggi ini memang akibat suplai yang menurun, khusus beras ini kan sisa (stok) panen sebelumnya. Tapi sekarang sudah masuk masa panen nasional, diharapkan harganya (beras) mulai turun,” pungkasnya. (Jau)

Comment