by

Lismaryani Sebut Bunda PAUD Emban Tugas Mulia Melahirkan Generasi Emas Indonesia

KalbarOnline, Pontianak – Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Barat, Lismaryani Sutarmidji menekankan bahwa kehadiran Bunda PAUD mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota hingga desa, kelurahan dan kecamatan, memiliki tugas mulia dalam melahirkan generasi emas anak Indonesia.

Demikian hal itu disampaikan Lismaryani saat menghadiri Harmonisasi, Sosialisasi dan Pembinaan PAUD Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022, di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Selasa (05/07/2022).

“Sejalan dengan tugas tersebut, keberadaan Bunda PAUD turut mendorong peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD, mengawal kualitas PAUD dan mengupayakan penanggulangan stunting pada anak,” jelasnya.

Ia mengatakan, kalau tahun 2022 ini tidak ada bantuan dari Kemendikbud Ristek Republik Indonesia untuk Bunda PAUD di seluruh Indonesia. Sehingga diharapkan peran Perangkat Daerah atau Dinas Terkait Kota Pontianak untuk optimalisasi dalam layanan PAUD,” harapnya.

Acara ini turut dihadiri Bunda PAUD Kecamatan Se Kota Pontianak, Bunda PAUD Kelurahan Se Kota Pontianak dan Kelompok Kerja Bunda PAUD Kota Pontianak.

Lismaryani menilai kegiatan Harmonisasi, Sosialisasi dan Pembinaan Bunda PAUD Provinsi Kalbar tahun 2022 ini juga sekaligus ajang silaturahmi Bunda PAUD di kabupaten/kota beserta jajaran dalam kelompok kerja, organisasi perangkat daerah.

“Sekaligus (juga) penyerahan bantuan untuk satuan PAUD yang terintegrasi layanan holistik integratif di Daerah,” ungkap istri Gubernur Kalbar ini.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie mengucapkan terima kasih kepada Bunda PAUD Provinsi Kalbar yang telah secara langsung bersinergi dalam membangun dan meningkatkan PAUD yang berkualitas.

“Kami yakin dengan kekuatan bekerjasama dan saling bahu membahu semua target kerja dapat tercapai,” ungkap Yanieta.

Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini sedang dalam persiapan membuat terobosan baru dan masih tahap sosialisasi serta akan adanya pembinaan terhadap anak.

“Yaitu Rumah Dongeng di setiap kecamatan. Rumah Dongeng bertujuan untuk mensukseskan generasi Indonesia yang cerdas literasi dan numerasi,” ujarnya. (Jau)

Comment