by

Warga Keluhkan Kerusakan Ruas Jalan Provinsi di Ketapang

KalbarOnline, Ketapang – Sejumlah ruas jalan yang jadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Kabupaten Ketapang masih banyak yang mengalami kerusakan.

Sebut saja seperti ruas Jalan Provinsi Kalbar di Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong serta ruas Ketapang – Kendawangan dan ruas Tumbang Titi – Tanjung (Jelai Hulu)–yang kerap menjadi keluhan masyarakat yang melintas. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin, 23 Mei 2022, terdapat beberapa titik yang bahkan telah mengalami kerusakan parah, berlubang dan tampak seperti kubangan–yang sampai saat ini belum mendapat perbaikan dari Pemerintah Provinsi Kalbar.

Uti Kusmawadi (42 tahun), satu di antara warga Kecamatan Kendawangan yang kerap melintas mengatakan, sudah bertahun-tahun kondisi jalan provinsi ini rusak, namun hingga saat ini tidak ada upaya konkret perbaikan dari pemerintah.

“Sudah lama rusak jalan ini, sekarang lah parah. Coba dilihat lah hancur jalannya, tapi tidak ada perbaikan dari pemerintah,” kata Uti Kusmawadi, Senin.

Padahal, katanya, jalan provinsi ini merupakan jalan utama dari Kota Ketapang menuju ke Kecamatan Kendawangan, dimana juga terdapat hampir setiap jembatan yang mengalami kerusakan parah.

“Kami sangat berharap bisa cepat diperbaiki, karena sering pengendara motor jatuh karena berlubang,” sebutnya.

Sementara itu, Andi seorang warga Kecamatan Jelai Hulu mengatakan, Jalan Tumbang Titi – Jelai Hulu juga sudah lama mengalami kerusakan, namun hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda akan diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Kalbar.

“Daerah kami ini masuk Provinsi Kalbar apa tidak, masa jalan sudah bertahun-tahun rusak, tidak pernah diperbaiki Pemerintah Provinsi, memang tidak ada perhatian dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Parahnya lagi, saat hujan lebat kondisi jalan provinsi ini pun dipenuhi air seperti kubangan, dan sering pengguna jalan terjatuh karena masuk lubang. 

BACA JUGA:  Pemeliharaan Ruas Jalan Provinsi Minim Anggaran

“Kita berharap Gubernur Kalbar dan Pemerintah Kabupaten dapat bersinergi untuk memikir keluhan dari masyarakat di bawah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang, Dennery mengatakan, kalau ruas jalan di Tumbang Titi – Tanjung merupakan jalan provinsi yang secara penganggaran tidak boleh dilakukan Pemkab Ketapang, namun sebagai tugas dan fungsi serta tanggung jawab pihaknya terus melakukan koordinasi dan sinergitas dengan pihak Dinas PUPR Provinsi Kalbar.

Alhamdulillah saat ini sudah kontrak pelaksanaan pembangunan dan berharap itu segera direalisasikan dan ke depan harapan bisa dianggarkan secara full desain sehingga tidak lagi terkendala fungsionalnya,” tutupnya. (Adi LC)

Comment