30 Sapi Warga Hilang Dampak Banjir di Melawi

30 Sapi Warga Hilang Dampak Banjir di Melawi

KalbarOnline, Melawi – Dampak bencana banjir yang terjadi di Desa Nanga Tikan, Kecamatan Belimbing Hulu, Melawi, tak hanya merendam rumah dan fasilitas umum lainnya.

Kepala Desa Nanga Tikan Lenan mengatakan, kala banjir yang terjadi beberapa hari yang lalu, selain merendam puluhan rumah di Desa Nanga Tikan, juga merusak lahan pertanian, perkebunan, merendam kolam ikan hingga ada sapi warga hilang sebanyak 30 ekor.

“Ya ada laporan dari beberapa warga saya, bahwa sapi mereka hilang sekitar 30 ekor. Apakah sapi ini hilang terbawa banjir, atau pindah ke tempat lain menyelamatkan diri belum kita ketahui kejelasannya hingga saat ini,” kata Lenan, Jumat (19/11/2021).

Baca Juga :  Tinjau Sejumlah TPS, Bupati Melawi Pastikan Pilkades Serentak Berjalan Kondusif

Dia mengatakan, sapi ini bisa saja lari ke pengunungan saat banjir merendam kandang. Hingga kini, kata Lenan, warga yang merasa kehilangan sapi tersebut masih terus melakukan upaya pencarian.

“Kalau terbawa arus banjir dan kondisi mati, kemungkinan kita bisa melihat dan mencium bau bangkainya, namun hingga kini belum juga ada laporan dari warga yang menemukan bangkai sapi ini,” ujarnya.

Baca Juga :  12 Instruksi Sutarmidji untuk Kabupaten Melawi yang Masuk Zona Merah Corona: Batasi Kegiatan Sosial Masyarakat

Lenan menjelaskan, Desa Nanga Tikan memang termasuk sentra peternakan sapi. Kalau musim lebaran, sambungnya, warga banyak yang membeli sapi ke desa nya.

Untuk dampak dan kerugian yang dialami warga pasca musibah banjir masih didata.

“Kedepan juga rencananya akan dianggarkan dana tanggap darurat melalui dana desa tahun 2022 sebagai antisipasi bencana banjir,” pungkasnya.

Comment