by

Perempuan AS Positif Covid-19 Nekat ke Salon Demi Perawatan Kuku

KalbarOnline.com – Demi kuku yang cantik, seorang perempuan di Amerika Serikat nekat membohongi pemilik gerai salon atau Nail Art, bahwa dirinya sehat. Seniman cat kuku yang mengecat kuku pelanggan di gerai Nail Art tersebut baru mengetahui belakangan bahwa pelanggan perempuan itu terinfeksi Covid-19.

Perempuan yang sudah terinfeksi itu datang untuk mengecat kukunya dua hari setelah dinyatakan positif terkena virus Korona. Namun, dia memberi tahu staf salon bahwa dia bebas Covid-19.

Pelanggan tersebut mengatakan dia sangat membutuhkan layanan cat kuku atau menikur. Seorang seniman kuku, Taylor, marah pada pelanggan tersebut. Dia membagikan pesan dari mantan pelanggannya itu di Facebook.
Dia tidak menyebutkan nama perempuan itu.

Taylor, 26, menghapus postingan tersebut setelah ceritanya menjadi viral. “Pelanggan itu berkata dan mengakui bahwa dia terkena Covid-19 dan seharusnya tidak datang ke salon. Tapi dia ingin kukunya cantik,” kata seniman Nail Art itu kesal seperti dilansir dari Mirror, Senin (10/8).

“Dia bilang bahwa dirinya dinyatakan positif mengidap virus dua hari lalu,” kata Taylor.

Taylor mengungkapkan perempuan itu berbohong padanya saat booking janji untuk bertemu. “Protokol kesehatan selalu melakukan tracing pada pelanggan, apakah telah terpapar virus dan apakah pernah kontak dengan pasien dengan virus Korona, tapi ternyata tak jujur,” jawabnya.

Pelanggan perempuan itu merasa dikekang karena dalam 2 hari tak bisa ke mana-mana akibat harus menjalani isolasi mandiri. “Dia bilang, dia sangat ingin keluar dari rumah. Dia dikarantina dalam dua hari,” kata Taylor menyebutkan pesan pelanggan tersebut.

“Maafkan saya. Saya ingin kuku saya bagus. Karena sudah buruk sekali,” tambah pesan tersebut.

Comment

News Feed