Kiprah Kapolsek Kadupandak Untuk Warganya

Emak Iah dan Ato terharu dibantu Kapolsek Kadupandak

KalbarOnline, Nasional – Pada Rabu, 31 Juli 2019 pagi kemarin, kepulan asap menggumpal menghiasi langit desa. Warga pun panik. Api cepat menjalar menghanguskan empat unit rumah warga Kampung Babakansirna, RT 002 RW 008, Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Petugas Kepolisian Sektor Kadupandak bergerak cepat menuju lokasi kejadian setelah mendapat laporan dari warga setempat melalui pesan singkat.

Kapolsek Kadupandak, AKP Yusup Ruhiman, SIP., SH., MH merinci kebakaran rumah warga Parakantugu. Adapun korban kebakaran tersebut di antaranya, Emak Iah usianya 85 tahun. Sehari-harinya mengurus rumah tangga.

“Ukuran rumah 6 x 12 meter rumah panggung,” kata Kapolsek Kadupandak, AKP Yusup Ruhiman.

Rumah kedua diketahui milik warga setempat bernama Ato yang umurnya 55 tahun. Selama ini bekerja sebagai wiraswasta memiliki rumah ukuran rumah 13 x 9 meter rumah panggung. Rumah ketiga diketahui milik warga bernama Sarnudin (48 tahun) ukuran rumah 6 x 13 meter rumah panggung. Rumah ke empat milik warga bernama Markonah (50 tahun) ukuran rumah 6x 14 meter permanen.

“Awal kebakaran rumah diketahui oleh Emak Iah yang sedang berada di rumahnya mengetahui api sudah membakar rumah bagian ruang dapur milik Ato. Menurut keterangan Ato api membakar rumahnya diperkirakan berasal dari tungku miliknya yang lupa dipadamkan karena Ato buru-buru meninggalkan rumah berangkat ke sawah,” ujar Kapolsek.

Api membakar hangus rumah Ato dan menjalar ke tiga rumah lainnya dikarenakan jarak rumah ke rumah sangat berdekatan. Akibat kebakaran dari empat rumah tersebut korban mengalami kerugian materi sebesar kurang lebih Rp600 juta.

“Korban jiwa tidak ada. Hanya korban hewan ternak kambing milik Ato sebanyak 8 ekor kambing (4 betina dan 4 jantan) semuanya mati,” ucapnya merincikan.

Atas kejadian itu, sejumlah saksi diperiksa. Ini dilakukan guna pengembangan permasalahan tersebut.  Ada pun tindakan yang sudah dilakukan petugas, di antaranya menerima laporan, mendatangi atau cek tempat kejadian perkara, membantu memadamkan, mendata dan cari saksi.

“Tindak lanjut yang kita lakukan terkait kejadian kebakaran, sudah melakukan koordinasi dengan Camat dan Kasi Kesra untuk segera mendapatkan bantuan pakaian dari PMI dan sembako dari Dinas Pertanian,sudah koordinasi dengan Ustad Pelor (Ketua BAZNAS Kecamatan Cijati), untuk segera memperoleh bantuan,” tuturnya.

Selang beberapa hari kemudian tepatnya pada Jumat (2/7/2019) pagi, Kapolsek bersama anggotanya melakukan bakti sosial dengan memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian kepada korban kebakaran tersebut.

Adalah Emak Iah dan  Ato. Mereka adalah pemilik rumah dari empat rumah yang terbakar itu menerima bantuan.

“Tidak nyangka saya dibantu sama Pak Polisi. Terkejut saya,” tutur Emak Iah, sumringah pada saat menerima bantuan tersebut.

Hal senada juga dituturkan Ato. Ia mengaku terharu mendapat bantuan itu.

“Asli inimah bentuk nyata kiprah nyata Pak Kapolsek Kadupandak. Semoga saja beliau sehat selalu dan dimudahkan rejeki lancar jaya,” tutur Ato, menetaskan air mata.

Kapolsek Kadupandak, Ajun Komisaris Polisi Yusup Ruhiman SIP SH MH, menuturkan ia beserta jajaranya terketuk hati untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang menimpa warga Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati.

“Harapan kami dengan bantuan ini korban kebakaran 4 unit rumah dapat terbantu dan bermanfaat,” pungkasnya. (CC)

Tinggalkan Komentar