Ketua Panitia Gawai, Kartius Memberikan Piala Beserta Piagam Juara 1 Lomba Memasak Masakan Tradisional Kepada Kontingen Sintang Yang Keluar Sebagai Juara (Foto: Sg/Hms)
Ketua Panitia Gawai, Kartius Memberikan Piala Beserta Piagam Juara 1 Lomba Memasak Masakan Tradisional Kepada Kontingen Sintang Yang Keluar Sebagai Juara (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Pekan Gawai Dayak (PGD) Kalbar ke-32 tahun 2017 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Kalbar, Christiandi Sanjaya, Sabtu (27/5/2017). Acara penutupan diawali dengan laporan Ketua Panitia PGD, Kartius Saem dan sambutan Ketua Sekretariat bersama Kesenian Dayak (Sekberkesda), Yosef Odillo Oendoen.

Wakil Gubernur Kalbar, Chrstiandi Sanjaya mewakili Gubernur Kalbar, Cornelis berpesan agar masyarakat Kalbar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang akhir-akhir ini.

“Mari semua, terutama peserta gawai dayak untuk tidak terprovokasi dengan isu yang berkembang akhir-akhir ini. Kita percayakan semua kejadian yang telah terjadi kepada aparat penegak hukum. Setelah kegiatan gawai ini, kita kembali dengan tertib ke daerah masing-masing,” papar Christiandi Sanjaya.

Penutupan PGD dilakukan dengan memukul Kangkuang sebanyak lima kali berlambang semangat menjaga Pancasila dan NKRI didampingi Sekjen MADN, Ketua Panitia PGD, Ketua Sekberkesda, TNI, Polri dan pejabat lainnya.

Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang dibawah pimpinan Jefray Edward yang mengirim tim untuk mengikuti berbagai jenis perlombaan pada pelaksanaan Pekan Gawai Dayak ke-32 di Pontianak yang berlangsung 20-27 Mei 2017.

Untuk berpartisipasi dalam seluruh perlombaan yang dipusatkan di Rumah Radakng tersebut, DAD Kabupaten Sintang menunjuk Hendrika yang juga merupakan Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata untuk memimpin kontingen DAD Kabupaten tersebut.

“Hingga hari terakhir seluruh tim dalam keadaan sehat walafiat. Tidak ada kendala yang dihadapi seluruh anggota tim kita. Ada yang setelah bertanding, langsung pulang ke Sintang karena kesibukan pekerjaan sehari-hari,” terang Hendrika.

Selain mengikuti berbagai jenis perlombaan, Tim DAD Sintang juga membuka stand DAD Sintang yang terletak di lantai 1 Rumah Radakng bersamaan dengan puluhan stand lainnya. Tim DAD Sintang memamerkan dan menjual aneka anyaman, tenun ikat, sal dan mempromosikan berbagai potensi pariwisata Kabupaten Sintang kepada pengunjung PGD Kalbar yang ke-32 tahun 2017.

Berbagai jenis perlombaan yang ditampilkan seperti lomba menyumpit, enggrang, pangkak gasing, menangkap babi, lomba tari dayak kreasi, lagu dayak dewasa dan anak-anak, sastra lisan, parade lagu dan tarian dayak, peragaan busana anak-anak dan dewasa, lomba bujang dara gawai dayak, melukis perisai, melukis dengan kanvas, memahat/mematung, menganyam manik, seni lukis tato, sape, genggong, lomba menumbuk dan menampi padi, serta lomba kuliner khas dayak.

“Kami tidak mengirim peserta untuk semua jenis perlombaan. Ada perlombaan yang tidak kami ikuti karena keterbatasan tim yang akan mengikuti perlombaan. Mudah-mudahan gawai dayak Kabupaten Sintang tahun 2018 nanti bisa dilaksanakan sebelum Gawai Dayak Kalbar dan jenis perlombaan sama dengan yang ada di Provinsi sehingga yang menang di tingkat kabupaten bisa langsung mewakili Kabupaten Sintang di tingkat Provinsi Kalbar,” terang Hendrika. (Sg)

Berikut hasil akhir yang diraih tim DAD Sintang:

Juara 1 Lomba Masak Masakan Tradisional

Juara 1 Lomba Display

Juara 1 Sumpit Peregu

Juara 2 Numbuk Padi

Juara 2 Pop Singer Dewasa

Juara 3 Lomba Enggrang

Bujang Dara 6 Besar

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY