Diduga Akan Perang Sarung, Polres Ketapang Amankan 29 Remaja

KalbarOnline, Ketapang – Sebanyak 29 remaja yang diduga hendak melakukan tawuran menggunakan sarung diamankan Polres Ketapang, pada Rabu (20/03/2024) malam, pukul 22.00 WIB.

Mereka diamankan oleh Tim Patroli Gabungan Skala Besar Polres Ketapang saat sedang berkumpul di area parkiran Ruko Dealer Multi Motor, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Delta Pawan.

Kapolres Ketapang, AKBP Tommy Ferdian dalam keterangan persnya menuturkan, selain mengamankan 29 remaja tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait yang diduga akan digunakan para remaja tersebut untuk tawuran, diantaranya 14 unit sepeda motor, 9 buah sarung yang diikat ujungnya, serta sebuah senjata tajam.

Tommy menyampaikan, pihaknya juga memanggil para orang tua dan akan memberikan pembinaan kepada oknum remaja yang diamankan. Polres Ketapang dikatakannya juga tak akan segan untuk mengambil tindakan tegas dan memproses para pelaku secara hukum apabila mengulangi perbuatannya.

Baca Juga :  Polres Ketapang Berikan Santunan kepada Keluarga Balita Meninggal Akibat Musibah Tersambar Petir

Sejalan dengan itu, dirinya mengimbau kepada para orang tua untuk memberikan edukasi kepada anak-anaknya, bahwa perang sarung ataupun tawuran adalah aksi berbahaya, baik bagi remaja itu sendiri maupun orang lain serta dapat terkena sanksi pidana. Apabila sampai melukai bahkan menghilangkan nyawa orang lain.

Polisi saat mengamankan remaja beserta barang bukti sarung yang sudah dibuat menjadi seperti cambuk di halaman Mapolres Ketapang, Rabu (20/3/2024) malam. (Foto: Adi LC)

“Kami mengimbau kepada para orang tua dan warga masyarakat untuk waspada dan mengawasi pergaulan anak-anaknya. Arahkan anak-anak kita untuk mengisi bulan Ramadhan ini dengan kegiatan keagamaan yang bermanfaat,” ujarnya, Kamis (21/03/2024).

Tommy menambahkan, kalau pihaknya akan terus rutin menggelar patroli gabungan skala besar untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sekda Ketapang Tutup Gawai Adat Bejujokng XIII Desa Gema Simpang Dua

“Kita rutin menggelar patroli terutama di malam hari. Hal ini kita lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya umat muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan,” katanya.

Sementara itu Hermansyah, salah satu orang tua dari remaja yang diamankan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polres Ketapang yang telah mencegah terjadinya aksi tawuran. Sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Saya mewakili para orang tua yang hadir pada kesempatan ini mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Ketapang dan jajarannya, yang sudah peduli kepada anak-anak kami, untuk mencegah terjadinya aksi perang sarung ataupun tawuran. Sehingga tidak sampai menimbulkan korban akibat kejadian tersebut,” ujarnya. (Adi LC)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment