WNI Kuching Sarawak Malaysia Mulai Lakukan Pemungutan Suara Pemilu 2024

KalbarOnline, Nasional – Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Kuching, Sarawak, Malaysia sudah mulai melakukan pemungutan suara pemilu 2024 sejak tanggal 4 Februari kemarin.

Konsulat Jenderal RI Kuching, Raden Sigit Witjaksono mengatakan, pemungutan suara itu dilakukan menggunakan Kotak Suara Keliling (KSK) yang difasilitasi oleh tim Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuching.

Raden menjelaskan, para WNI yang berada di luar negeri dapat mengikuti pemilu yang akan diselenggarakan dengan dua metode pemilihan, yaitu pencoblosan langsung yang dilakukan di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN), atau dengan pencoblosan melalui Kotak Suara Keliling (KSK).

Untuk di Kuching, Sarawak, Malaysia, pihaknya menyasar para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah-wilayah yang memang jauh dan sulit untuk dijangkau di seluruh wilayah Malaysia.

“Untuk pencoblosan di luar negeri, khususnya di wilayah Sarawak, Malaysia, WNI dapat mengikuti pencoblosan yang akan diselenggarakan oleh PPLN Kuching dan akan diawasi oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuching,” kata Raden dalam keterangan persnya, Kamis (08/02/2024).

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk di Sarawak, terdapat 153 titik kumpul yang akan didatangi oleh petugas yang membawa KSK, dan pencoblosannya dilaksanakan dari tanggal 4 sampai 10 Februari 2024.

Baca Juga :  Pakar Nilai Mahfud Bisa Pulihkan Citra Peradilan yang Tercoreng Skandal MK

Selain itu, pemungutan suara akan dilakukan di 5 TPSLN yang semuanya berada di Kuching. Sementara untuk pelaksanaan pencoblosan di 5 TPSLN akan dilakukan pada tanggal 11 Februari 2024.

“Untuk waktu pemungutan suara akan dilaksanakan di titik lokasi di 153 KSK dan TPSLN sesuai jadwal, yakni dimulai pukul 08.00 pagi waktu setempat hingga selesai,” jelasnya.

Usai melakukan pencoblosan, nantinya surat suara dari 153 KSK itu akan dikirim kembali ke Kantor KJRI Kuching. Dan sejak kemarin, surat suara yang sudah dipakai telah dikirim kembali ke gudang pusat di Kantor Konjen RI di Kuching.

“Penghitungan suara dilakukan serentak tanggal 14 Februari 2024 di Penview Convention Center (PCC) Sejingkat, Kuching,” katanya.

61.912 Pemilih

Lebih jauh, Raden menyatakan, terdapat 61.912 pemilih di 9 lokasi yang akan dilayani oleh 153 KSK. Berdasarkan data, di Kuching ada sebanyak 8.788 pemilih, dengan rincian wilayah Sri Aman 1.235 pemilih, Betong 1.588 pemilih, Sibu 8.255 pemilih, Mukah 11.405 pemilih, Bintulu 14.352 pemilih, Batu Niah 9.252 pemilih, Miri 8.811 pemilih dan Lawas Limbang 1.214 pemilih.

Baca Juga :  Gelombang Tinggi Ganggu Pencarian CVR Sriwijaya Air

“Untuk 5 TPSLN, PPLN Kuching telah menetapkan ada sebanyak 2.988 pemilih. Mereka akan mencoblos dengan mendatangi kantor Konsulat Jenderal RI di Kuching, yang beralamat di Lot 86, section 53, Jalan Central Timur, Kuching Town Land District, 93100 Kuching, Sarawak,” katanya.

Raden menyatakan, terdapat 459 orang yang tergabung dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPS LN)-KSK Sarawak—ditambah 153 orang petugas ketertiban yang dikerahkan dalam rangka menyukseskan pelaksanaan pemilu 2024 di wilayah Sarawak, Malaysia.

“Sementara, untuk di KPPSLN-TPSLN jumlah petugas terdiri dari 35 orang ditambah 10 orang petugas ketertiban,” kata Raden.

Sementara untuk pemetaan wilayah pelayanan oleh PPLN sendiri yang bisa didatangi WNI dalam memberikan suaranya, yaitu di Kuching ada 5 TPS-LN dan 20 titik KSK, Sri Aman ada 3 KSK, Betong ada 4 KSK, Sibu ada 23 KSK, Mukah ada 29 KSK, Bintulu ada 32 KSK, Batu Niah ada 17 KSK, Miri ada 21 KSK dan di Lawas Limbang ada 4 KSK.

“Untuk pendistribusian logistik pemilu, PPLN Kuching menyediakan 9 lokasi gudang penyimpanan berdasarkan pembagian distrik,” tutup Raden. (JAU)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment