Pj Gubernur Harisson Kunjungi Destinasi Wisata Batu “Meteor” di Singkawang

KalbarOnline, Singkawang – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson bersama Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Windy Prihastari mengunjungi Destinasi Wisata Batu Belimbing di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Sabtu (30/12/2023) sore.

Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kesiapan destinasi, mengantisipasi arus kunjungan, maupun pergerakan wisatawan selama hari libur nasional Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Meski kondisi hujan cukup deras, namun tidak menyurutkan semangat Pj Gubernur Kalbar dan rombongan mengunjungi destinasi wisata tersebut. Tampak hadir pula, Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro, bersama Kepala Disporapar Kota Singkawang yang membersamai agenda tersebut.

“Ada yang menyebut batu ini meteor yang jatuh dari langit, sekarang menjadi tempat wisata. Dari Pontianak juga hanya tiga sampai empat jam sudah sampai. Dan Alhamdulillah akhirnya saya bisa sampai ke sini dan melihat keunikan alam ini,” ungkap Harisson.

Harisson pun mengapresiasi langkah kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang mengembangkan wilayah tersebut menjadi destinasi unggulan. Di mana hal itu sejalan dengan amanat presiden, agar setiap desa atau kelurahan harus memiliki potensi unggulan, mulai dari sisi produk atau tempat wisata yang bisa kembangkan, baik wisata alam, maupun wisata buatan.

“Dengan adanya desa wisata, akan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Terima kasih kepada semua yang sudah mengembangkan wisata Batu Belimbing ini, pasti dengan susah payah. Kedepannya tergantung kita mengelola tempat wisata ini, semoga konsisten dan semakin profesional,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro menyampaikan, bahwa masih banyak hal-hal yang harus ditingkatkan guna menambah daya tarik destinasi wisata Batu Belimbing. Namun ia juga mengapresiasi langkah pokdarwis setempat yang selama ini telah mengelola destinasi wisata itu dengan baik.

Baca Juga :  7 Jam Diguyur Hujan, Sejumlah Wilayah di Kota Singkawang Banjir dan Longsor

“Kami merasa kagum kepada pokdarwis, semangatnya tak pernah kendor. Kawasan wisata Batu Belimbing akan berkembang di masa akan datang. Mudah-mudahan kawasan ini akan bisa menjadi destinasi unggulan setelah destinasi lainnya,” katanya.

“Berbagai penghargaan yang diterima, walaupun masih dikelola secara sederhana, tak menyurutkan semangat Pokdarwis Batu Belimbing ini untuk terus berkembang. Mari kita menjaga kawasan ini,” ajaknya.

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson bersama Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Windy Prihastari mengunjungi destinasi wisata Batu Belimbing di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Sabtu (30/12/2023). (Foto: Jauhari)
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson bersama Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Windy Prihastari mengunjungi destinasi wisata Batu Belimbing di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Sabtu (30/12/2023). (Foto: Jauhari)

Seperti diketahui, berbagai kisah tentang Batu Belimbing ini cukup menjadi daya tarik bagi objek wisata tersebut. Batu tersebut dulunya sempat dinamai Batu Pulau karena bentuknya yang dianggap menyerupai sebuah pulau. Kemudian, ada juga yang menyebutnya dengan Batu Bergantung, karena tampilan atau posisi batu yang seperti terapung di atas air.

Akhirnya batu tersebut diberi nama Batu Belimbing karena bentuknya yang memiliki banyak segi, berlekuk-lekuk menyerupai buah belimbing. Batu Belimbing juga sempat disebut-sebut sebagai meteor langit yang jatuh di bumi. Yang pasti, batu tersebut memang menjadi fenomena alam yang unik, karena secara alami terbentuk dari abrasi, dan pelapukan yang terjadi.

Terkait masa libur akhir tahun ini, sebelumnya Pj Gubernur Harisson telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai pemantauan libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di destinasi pariwisata.

Adapun SE Nomor 500.13.1/Disporapar bersifat penting itu, ditujukan Pj Gubernur kepada seluruh bupati, dan wali kota se-Kalbar. SE tersebut dikeluarkan dalam rangka meningkatkan kesiapan destinasi untuk mengantisipasi arus kunjungan, maupun pergerakan wisatawan selama hari libur nasional Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Baca Juga :  Masuk ke Kalbar Cukup Dengan Antigen Mulai 6 Desember

Beberapa hal yang disampaikan dalam SE tersebut, antara lain pertama, pemerintah provinsi (pemprov) mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar agar dapat melakukan koordinasi dan persiapan untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan dan keselamatan di lokasi daya tarik wisata. Salah satunya dengan memastikan penerapan protokol kesehatan, dan penerapan CHSE (Clean, Health, Safety, Environment), baik dari pengelolaan lokasi wisata maupun bagi pengunjung.

Selain itu, pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar juga diminta memastikan kesiapan petugas pengawas wisatawan, lifeguard, dan pengelola objek wisata. Terutama dalam pelayanan wisata di lokasi daya tarik wisata, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Kemudian Pj Gubernur juga mengimbau agar pemerintah daerah meningkatkan pelayanan, dan pengamanan di lokasi wisata seperti kesediaan pemandu wisata, petugas informasi, rambu-rambu dan balawista.

Kemudian, turut mengajak pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait. Seperti Dinas Kesehatan, Rumah Sakit (RS), Palang Merah Indonesia (PMI), pihak kepolisian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, dalam mitigasi potensi ancaman di objek wisata.

Terakhir, dalam SE itu, pemerintah kabupaten/kota diharapkan bisa menyebarluaskan informasi mengenai paket wisata, kuliner serta destinasi wisata melalui QR Code e-TIC (electronic tourism information center) milik Dinas Disporapar Kalbar. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment