Maudy Ayunda Banjir Kritikan Saat Berandai Jadi Menteri Pendidikan

KalbarOnline.com – Belum lama ini, Maudy Ayunda menjadi sorotan dan perbincangan publik karena pernyataannya mengenai apa yang akan dilakukannya jika menjadi Menteri Pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Maudy saat berbincang dengan Felicia Tjiasaka di kanal YouTubenya.

Maudy berandai-andai jika dirinya dipilih untuk menjadi Menteri Pendidikan, dia ingin  menghapus soal pilihan ganda dalam ujian sekolah.

“Dapat dikatakan bahwa saya akan melakukan perubahan dalam proses evaluasi pendidikan, karena proses tersebut memiliki dampak yang signifikan terhadap cara pengajaran oleh guru dan cara belajar oleh siswa,” terang Maudy Ayunda.

Aktris 28 tahun itu yakin jika penyajian pertanyaan terbuka akan memberikan dampak positif terhadap cara siswa belajar.

Selain itu, akan menginspirasi cara guru mengajar.

“Jika evaluasi pendidikan mengadopsi model pertanyaan terbuka, bukan soal pilihan ganda, maka cara belajar siswa akan berbeda, dan metode pengajaran guru juga akan berubah,” tambah Maudy.

Baca Juga :  Tim Voli Putri Kalbar Masuk Final Kapolri Cup 2023

Ternyata, pernyataan Maudy Ayunda itu langsung menuai kritikan dari netizen.

Tak sedikit yang membanjiri kolom komentar unggahan terakhir Maudy Ayunda di Instagram.

Jadi artis aja mbak maudy, jangan jadi menteri pendidikan. Daripada nyusahin guru dan siswa. Klo mau jadi menteri, silahkan nyobain ngajar di sekolah negeri daerah. Setahun aja dulu. Biar ngerasain klo sekolah negeri di Indonesia itu gak kayak sekolahnya mba maudy dulu,” tulis @dee***.

Mbak cantik cobain dulu deh ngajar/ jadi guru honorer di sekolah daerah, biar tau rasanya gmna, biar gak seenaknya mengubah kebijakan. Kita bukan tidak menerima perubahan tapi setidaknya kebijakan baru tidak memberatkan guru yang dimana disini pasti guru yg banyak di tuntut. Sekarang mba maudy mau meniadakan soal PG tapi di ganti dengan essay? Memang membuat soal nya lebih mudah membuat soal essay tapi untuk memeriksa soal satu”, satu kelas 40 siswa belum di jumlah banyak nya soal belum lagi yg guru bidang pegang semua kelas berapa puluh siswa tuh soal siswa yg perlu diperiksa satu”? Mau bikin guru tipes mba? Tiap malem bergadang cuma buat meriksa soal”? Dengan gaji gak seberapa tapi tuntutan yang bejibun Masya Allah,” ungkap @alf***. (*)

Baca Juga :  Angkat Tema “Gak Lari Gak Keren”, Pontianak City Run 2024 Resmi Diluncurkan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment