Sutarmidji Resmikan Aming Coffee di Kawasan Hutan Pendopo

KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menghadiri grand opening Coffee Shop Galeri Hasil Hutan by Aming Coffee di Galeri Hasil Hutan Kalimantan Barat, Kamis (31/08/2023).

Kehadiran Aming Coffee di area Hutan Pendopo yang cukup asri ini menawarkan pengalaman yang berbeda para pecinta kopi di Pontianak. Kolaborasi untuk menarik minat masyarakat untuk selain menikmati kopi khas Aming yang ternama sembari menikmati indahnya alam juga mengenalkan produk-produk dan kerajinan dari hasil hutan yang dimiliki oleh Kalimantan Barat, seperti kerajinan, madu, kratom dan juga kopi liberika yang sudah mendunia.

Tak hanya itu, Sutarmidji juga ingin hutan pendopo dapat dikenal dan diminati semua masyarakat salah satunya dengan membuat jogging track dengan suasana yang berbeda.

Baca Juga :  Edi – Bahasan Siap Lakoni Tahapan Pilkada 2018 Dengan Sehat

“Selama ini, saya pun yang tinggal di pendopo jarang menikmati. Jadi kita buat tempat jogging track yang dari kayu supaya menyatu dengan alam dan yang beton beton itu dibongkar,” ujarnya.

Gubernur menerangkan, kepada para pecinta kopi, bahwasanya kopi liberika sedang dikembangkan di Kalimantan Barat serta lebih aman untuk para pecinta kopi.

“Kopi liberika harus dikembangkan di Kalimantan Barat karena lahannya cocok, makanya kawasan ini kita tanam Kopi Liberika. Kopi liberika dibandingkan dengan kopi robusta dan arabika kandungan kafeinnya 2-4%, tapi kalau kopi liberika hanya 0,068% tidak sampai 0,1%, katanya.

Baca Juga :  Kolaborasi Dengan Pemprov Kalbar: GAIA Bumi Raya City Buka Sentra Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat

“Sehingga bapak ibu habis makan, minum kopi saja tidak minum air putih itu tidak mengganggu lambung bagi saya yang penikmat kopi cukup banyak,” sambung Sutarmidji.

Dirinya juga berharap agar Aming Coffee dapat menciptakan inovasi baru tentang bagaimana cara memproduksi kopi serta dapat memberikan edukasi kepada para pengunjung bagaimana cara menyeduh kopi yang tepat.

“Aming Coffee hadir di sini harus ada inovasi-inovasi, bagaimana cara meramu kopi, kalau perlu orang yang datang disini diajarkan bagaimana menyeduh kopi dengan benar. Karena menyeduh kopi itu, rasa kopi yang muncul itu tergantung bagaimana kita menyeduhnya”, tutupnya. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment