HUT ke-66 Pemprov Kalbar, PUPR Komitmen Wujudkan Pemerataan Infrastruktur Berkualitas dan Berkelanjutan

KalbarOnline, Pontianak – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) genap berusia 66 tahun hari ini, 28 Januari 2023. Momen ini diharapkan terus menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran Pemprov Kalbar untuk mengisinya dengan pembangunan.

Seperti yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalbar yang mempunyai tugas untuk membantu gubernur dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

Adapun bidang-bidang yang menjadi ruang lingkup tugas dari Dinas PUPR Provinsi Kalbar antara lain sumber daya air, bina marga, cipta karya, penataan ruang dan bina jasa konstruksi.

Kepala Dinas PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen mengatakan, pada tahun 2023 ini Pemprov Kalbar akan lebih fokus pada pembangunan infrastruktur jalan provinsi. Hal tersebut sesuai dengan arahan Gubernur Kalbar yang meminta PUPR agar lebih fokus menuntaskan jalan di kabupaten/kota.

Dirinya menyebutkan, Gubernur Kalbar juga menekankan agar kualitas pekerjaan turut menjadi perhatian. Oleh karenanya, pihak PUPR Kalbar akan mendukung dan melaksanakan hal yang menjadi penekanan Gubernur Kalbar tersebut , agar infrastruktur yang dibangun bisa dinikmati oleh masyarakat.

Baca Juga :  Lion Air dan Citilink Dilarang Bawa Penumpang ke Kalbar Selama Tujuh Hari: Bawa Penumpang Positif Covid

Selain itu dikatakan Zulkarnaen, perbaikan infrastruktur harus berkelanjutan dan berpola seperti investasi. Misalnya saat menempatkan program di suatu kawasan, maka harus dilihat manfaat atau dampaknya untuk masyarakat luas.

Zulkarnaen menerangkan, Pemprov Kalbar akan mencoba membuat suatu pola penanganan jalan dengan lebih fokus pada suatu wilayah. Hal tersebut guna menyiasati terbatasnya anggaran yang dimiliki–di samping dengan adanya kondisi jalan yang mantap pada suatu wilayah, dapat membuat ekonomi di wilayah itu bergerak naik.

“Saya rasa Pak Gubernur berpemikiran seperti itu, beliau ingin fokus pada satu kawasan dan menginginkan ada dampak dari dibangunnya infrastruktur tersebut,” sampainya.

Sejalan dengan itu, Zulkarnaen menyatakan, dinas PUPR sendiri akan tetap mempertahankan pola penanganan jalan provinsi dengan menuntaskan ruas-ruas jalan pendek dalam 1 kawasan di kabupaten/kota yang mempunyai potensi ekonomi yang strategis.

Baca Juga :  Forkopimda Kalbar Matangkan Persiapan Kongres HMI Tingkat Nasional ke-XXXII

“Dengan mantapnya jalan dalam suatu wilayah menjadikan daya ungkit ekonomi dan berkembangnya sektor-sektor lainnya. Dengan demikian, pendapatan daerah semakin meningkat, hal ini sebagai modal membiayai wilayah lain yang jalannya masih kurang mantap,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pola investasi harus terus dikembangkan dalam setiap penyusunan program kegiatan, agar keberlanjutan penanganan infrastruktur tetap bisa dipertahankan.

“Kami berharap dengan usia Pemprov Kalbar yang ke-66 tahun ini, dinas PUPR dapat berperan lebih baik lagi untuk mewujudkan eksistensi pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat di tataran nasional dan internasional sebagai provinsi yg terbaik dan terdepan,” harapannya.

Selain fokus penanganan infrastruktur, lanjut Zulkarnaen, PUPR juga berkomitmen untuk melakukan pembangunan terhadap tata kelola pemerintahan yang lebih baik di lingkungan dinas PUPR ke depan.

“Membangun jiwa profesional dalam bekerja serta ‘Birokrasi BerAKHLAK’ menjadi pedoman kinerjanya,” tuntasnya. (Jau)

Comment