Edi Pimpin Rapat Pengurus PMI Pontianak: Garda Terdepan Jalankan Misi Kemanusiaan

KalbarOnline, Pontianak – Sebagai organisasi kemanusiaan, kehadiran Palang Merah Indonesia (PMI) sangat berperan dalam membantu masyarakat. Tidak hanya sebagai organisasi pengelola darah, PMI juga memiliki fungsi yang sangat luas.

Ketua PMI Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyebut, berbicara tentang PMI, masih banyak masyarakat yang beranggapan organisasi ini hanya mengelola darah. Padahal, sejatinya fungsi PMI lebih luas dalam menjalankan tugas mulia, satu di antaranya membantu pemerintah dalam bidang sosial kemanusiaan.

“Apabila terjadi kecelakaan maupun bencana, bahkan di saat darurat sekalipun PMI menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan kemanusiaan,” ujarnya usai memimpin Rapat Pengurus PMI Kota Pontianak masa bakti 2022 – 2027 di Wisma Tanjung Ria, Kamis (05/01/2023).

Menurutnya, dalam menjalankan fungsinya, bukanlah tugas yang ringan dalam memberikan bantuan kemanusiaan. Bantuan kemanusiaan juga menjadi prioritas PMI seperti saat menangani pandemi Covid-19, bencana banjir, angin puting beliung, kebakaran dan sebagainya.

Foto bersama para pengurus PMI Kota Pontianak Masa Bakti 2022 - 2027. (Foto: Prokopim For KalbarOnline.com)
Foto bersama para pengurus PMI Kota Pontianak Masa Bakti 2022 – 2027. (Foto: Prokopim For KalbarOnline.com)

“Bahkan sekarang PMI juga menyalurkan bantuan sosial seperti bantuan bedah rumah yang langsung menyasar ke masyarakat,” sebut Edi yang juga selaku Wali Kota Pontianak.

Edi mengutarakan, program kerja PMI Kota Pontianak diantaranya meningkatkan sarana prasarana, kemudian bagaimana mengoptimalkan potensi PMI yang sangat besar ini. Tak hanya berkaitan dengan pelayanan pemenuhan darah maupun donor darah, PMI melalui relawan-relawannya juga mengambil peran dalam berbagai penanggulangan bencana maupun pelayanan sosial kesehatan masyarakat.

“Antara lain posko siaga bencana 24 jam, layanan pertolongan pertama dan ambulance gratis bagi masyarakat dan masih banyak lagi,” tukasnya. (Jau)

BACA JUGA:  Cerita Si Kembar Faris-Daris, Siswa SD di Pontianak Raup Rp50 ribu/bulan dari Jualan Sampah

Comment