Kadiskop UKM Kalbar Turun Monitoring dan Serahkan Bantuan ke Anak Stunting Jalan Purnama

KalbarOnline, Pontianak – Sebagai orang tua asuh anak stunting, Kepala Dinas Koperasi (Kadiskop) UKM Provinsi Kalbar, Junaidi bersama jajaran, turun langsung melakukan monitoring tumbuh kembang anak stunting di Posyandu dan BKB Kenanga, di Jalan Purnama 2, Kota Pontianak, Senin (01/04/2024).

Selain monitoring, Junaidi yang kala itu tampak didampingi oleh sekretaris dinas beserta para kepala bidangnya itu turut menyerahkan bantuan bahan pangan untuk membuat MPASI, yang terdiri dari beras, telur, minyak dan ikan kaleng khusus, serta paket makanan bayi dari TP PKK Provinsi Kalbar.

“Bantuan ini diberikan secara pribadi dari para orang tua asuh stunting, yakni dari para anggota Korpri Diskop UKM Provinsi dengan bersama melakukan iuran pribadi,” kata Junaidi.

Dirinya menyebut, kalau gerakan ini merupakan tindak lanjut Diskop UKM Provinsi Kalbar atas surat imbauan Dewan Pengurus Korpri Provinsi Kalbar, Harisson—yang turut menindaklanjuti SE Dewan Pengurus Korpri Nasional bernomor: SE/KU/XI/2023 tanggal 14 November 2023 tentang Gerakan Korpri sebagai Orang Tua Asuh Anak Stunting dan SE Nomor: SE.19/KU/XI/2023 tanggal 14 November 2023 tentang Gerakan Korpri memberikan bantuan air bersih dan penanganan bayi stunting.

Baca Juga :  Gencarkan Edukasi Gizi, Pj Gubernur dan PKK Kalbar Dorong Peningkatan Pengetahuan Ibu Cegah Stunting

Selanjutnya Junaidi berharap, dengan gerakan massal tersebut, dapat memberikan asupan bergizi layak kepada anak-anak sesuai dengan apa yang menjadi arahan dari petugas kesehatan maupun petugas posyandu setempat, sehingga anak-anak Kalbar ke depan bisa terbebas dari stunting.

“Dengan adanya gerakan orang tua asuh ini, nanti akan kita bagi untuk melakukan koordinasi dan monitoring langsung ke setiap orang tua untuk memantau perkembangan anak-anak ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Korpri Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalbar telah ditetapkan menjadi orang tua asuh terhadap lima anak stunting di Posyandu Kenanga sejak Jumat 1 Maret 2024. Penetapan itu dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Windy Prihastari.

Baca Juga :  29 persen Remaja Putri di Pontianak Alami Anemia

“Bantuan akan diberikan kepada anak asuh stunting selama tiga bulan berturut-turut, dan tiap bulan akan dilakukan monitoring langsung oleh petugas kesehatan dan posyandu, dan juga para orang tua asuh dalam hal ini dari Anggota Korpri Diskop UKM Provinsi Kalbar, didampingi TP PKK Kalbar,” kata Junaidi.

Sebagai informasi, pencanangan Gerakan Pencegahan dan Penanganan Anak Stunting, telah dilakukan di Posyandu Karya Pesona wilayah Puskesmas Karya Mulya di Jalan Ampera, Gang RA Karim, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, pada hari Jumat 29 Desember 2023. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment