Pj Wako Pontianak Dukung Penuh Iktikad Kuat Para Tokoh Agama Rawat Kerukunan di Kalbar

KalbarOnline, Pontianak – Enam tokoh lintas agama yang mewakili pemeluk agama yang ada di Kalimantan Barat (Kalbar) menyampaikan pernyataan komitmen bersama untuk merawat kerukunan di Kalbar. Pernyataan itu dibacakan di depan undangan yang hadir dari berbagai lintas agama, di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (02/04/2024).

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalbar, Ibrahim menyatakan, bahwa pernyataan komitmen bersama ini dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama, antara lain majelis agama yang ada di Kalbar serta pengurus FKUB Provinsi Kalbar, Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Forkopimda Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak, dengan jumlah keseluruhan 65 peserta.

“Momentum Ramadhan ini bisa membuktikan bahwa kita bisa bersatu padu dalam kerukunan, kebersamaan dalam keragaman agama dan perbedaan. Ramadan ini menjadi spirit bagi kita semua untuk merawat kerukunan bagi kebaikan sesama,” katanya.

Baca Juga :  Apresiasi Pelaksanaan Harjad Pontianak Berlangsung Meriah, Sutarmidji Sampaikan Sejumlah Pesan

Menurutnya, dengan adanya komitmen bersama untuk merawat dan mempertahankan kedamaian serta kerukunan yang telah terjalin ini, sebagai upaya memperkokoh kerukunan antar umat beragama di Kalbar.

“Kita meyakini pentingnya menjaga keberagaman dan kerukunan sebagai modal sosial yang sangat berharga bagi masyarakat,” sebut Ibrahim.

Pj Wako Pontianak Dukung Penuh Iktikad Kuat Para Tokoh Agama Rawat Kerukunan di Kalbar 2
Enam tokoh lintas agama membacakan pernyataan komitmen bersama untuk kerukunan di Kalbar. (Foto: Prokopim Pontianak)

Pj Wali Kota Pontianak, Ani Sofian yang turut hadir menyaksikan pernyataan komitmen bersama tokoh lintas agama kala itu mengapresiasi dan mendukung penuh iktikad yang kuat dari para tokoh agama dalam menjaga dan merawat kerukunan di Kalbar.

Baca Juga :  Sekda Tekankan Jaga Sportivitas dan Nama Baik Pontianak

“Komitmen bersama ini juga memperkuat hubungan antar umat beragama serta mendorong toleransi dan saling menghormati di tengah masyarakat yang majemuk,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan kebersamaan sebagai modal utama dalam membangun sebuah masyarakat yang harmonis dan damai. Dirinya berharap komitmen bersama yang dicetuskan oleh tokoh lintas agama tersebut dapat menjadi titik awal untuk terus mempererat hubungan antar umat beragama di Kalbar.

“Serta menginspirasi masyarakat untuk selalu berbagi kebaikan dan menyebarkan semangat persaudaraan dalam menjaga keutuhan kemanusiaan dan keagamaan,” tutup Ani. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment