Semangat Kolaboratif Bank Kalbar Dukung Upaya Pemprov Tekan Stunting

KalbarOnline, Pontianak – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Kalimantan Barat telah ikut berkontribusi nyata dalam penekanan angka stunting di Provinsi Kalimantan Barat.

Hal itu ditunjukan dengan berbagai bantuan yang telah dikucurkan Bank Kalbar melalui dana CSR yang langsung menyentuh keluarga yang memiliki anak stunting, ibu hamil, hingga masyarakat yang membutuhkan di Kalbar.

Bantuan tersebut merupakan kolaborasi Bank Kalbar dengan Pemprov Kalbar dalam mendukung langkah pemprov menekan angka stunting di Kalbar.

Seperti diketahui, usai dilantik sebagai Pj Gubernur Kalbar, Harisson langsung tancap gas untuk turun ke 14 kabupaten kota se-Kalbar, didampingi Pj Ketua TP PKK Kalbar untuk melakukan intervensi penanganan stunting di daerah.

Dalam tiap kunjungan ke daerah, Harisson dan Windy kerap kali memberikan edukasi gizi cegah stunting. Hingga demo masak menu makanan MPASI untuk baduta. Dan sekaligus penyerahan berbagai bantuan, diantaranya bantuan CSR dari Bank Kalbar.

Harisson selalu menekankan keterlibatan semua pihak hingga tingkat desa dalam upaya penekanan angka stunting di Kalbar. Bahkan perusahaan juga diajak terlibat untuk memberikan dana CSR untuk pencegahan stunting di wilayah masing-masing.

Tak terkecuali dalam hal penanganan stunting. Sepanjang tahun 2023 Bank Kalbar telah mengucurkan bantuan melalui Dana CSR Bank Kalbar sebanyak 1.350 paket bantuan untuk penanganan stunting di Kalbar.

Baca Juga :  Sutarmidji Minta Bupati dan Wali Kota Tak Sungkan Alokasikan Anggaran Besar Untuk PKK

Adapun total 1.350 paket bantuan penanganan stunting tersebut telah disalurkan ke berbagai daerah, diantaranya di Kota Pontianak sebanyak 100 paket bantuan untuk penanganan stunting berupa Bahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Ketapang 100 paket, Bengkayang 50 paket, Sambas 50 paket, Kubu Raya 50 paket, Mempawah 50 paket, Landak 50 paket, Sekadau 100 paket, Sanggau 50 paket, dan Kota Singkawang 50 paket.

Selain itu, bantuan yang juga diberikan berupa dana untuk pembelian bahan makanan pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu bayi, dan balita di seluruh kabupaten kota di Kalbar.

Bahkan, juga disalurkan bantuan berupa USG Portable di beberapa posyandu, serta bantuan sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.

Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar Rokidi juga tampak selalu ikut hadir mendampingi setiap kunjungan kerja (kunker) Pj Gubernur Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar, Windy Prihastari tiap kali ke daerah.

Saat diwawancarai, Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar, Rokidi menjelaskan, kalau kepemilikan saham bank dengan tagline “Bank Kite Punye Kite” itu berasal dari pemerintah provinsi, kabupaten, kota se-Kalbar, dengan saham yang lebih dominan adalah saham Pemprov Kalbar sebesar 51 persen lebih.

Baca Juga :  Pemprov Kalbar Gelar Evran Pemerintah Daerah 2023, Pj Bupati Romi: Fokus pada Efektivitas RKPD

“Sehingga dengan demikian, kita juga harus ikut andil dalam berbagai program yang dijalankan pemprov, terutama yang sekarang menjadi fokus pemprov bahkan arahan pusat, dalam rangka menurunkan angka stunting,” ujar Rokidi.

Sejalan dengan itu, Rokidi menegaskan, sebagai Direktur Utama Bank Kalbar ia berkomitmen untuk terus berkontribusi dan berkolaborasi, dan hadir untuk mensukseskan berbagai program dari Pemprov Kalbar.

“Salah satunya, kami akan tetap andil untuk menekan angka stunting,  supaya kita sama-sama memiliki tanggung jawab untuk menurunkan angka stunting di Kalbar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rokidi juga turut mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Alhamdulillah hari ini puncak HUT ke-67 Pemprov kalbar. Bahwa kami mewakili lembaga dari Bank Kalbar mengucapkan selamat Ulang Tahun ke-67 Pemprov Kalbar,” tutur Rokidi.

“Harapan dan doa kami semoga Pemprov Kalbar akan semakin maju, aman dan kondusif, sebagaimana apa yang di telah dicita-citakan selama ini,” tambahnya. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment