Mantan Kadisos Kalbar Golda Tutup Usia, Midji dan Harisson: Beliau Sosok Pekerja

KalbarOnline, Pontianak – Kabar duka datang dari jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar). Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalbar, yang juga mantan Kepala Dinas Sosial Kalbar, Golda Marganda Purba, tutup usia di umur 52 tahun, Senin (15/01/2023) sekitar pukul 08.00 WIB.

Sosok birokrat yang dikenal sebagai pribadi ramah dan bersahaja itu disemayamkan di rumah duka Jalan Purnama 1, Komplek Purnama Agung, Kota Pontianak.

Seperti diketahui, Golda mengawali karirnya sebagai pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kalbar sejak tahun 2019. Pria kelahiran Dolok Sanggul, Sumatera Utara tanggal 9 September 1972 ini dilantik setelah mengikuti seleksi terbuka Pejabat Pimpinan Tinggi Pertama pada Juni 2019.

Ia kemudian dilantik menjadi Kasatpol PP Kalbar oleh Gubernur Kalbar saat itu, Sutarmidji, pada 25 Juni 2019.

Lalu setahun kemudian, tepatnya pada 26 Agustus 2020, Golda dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial Kalbar oleh Gubernur Sutarmidji. Namun karena penyakit kanker yang diidapnya, sejak 2022, Golda harus keluar masuk rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Hingga akhirnya pada Agustus 2023, Golda harus melepas jabatannya sebagai kepala dinas sosial, dan kemudian dialihkan sebagai fungsional madya di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kalbar.

Baca Juga :  APBD Perubahan Melawi 2023 Belum Ketok Palu, Harisson: Terbitkan Perkada

Hingga akhir hayatnya, Golda masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov yang sedang mengambil cuti sakit.

Kepergian Golda, lantas meninggalkan duka bagi segenap sejawatnya di lingkungan Pemprov Kalbar. Termasuk Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Harisson.

Harisson mengenang dirinya sempat sama-sama dilantik sebagai pejabat eselon II pada tahun 2019 bersama Golda.

“Waktu saya dilantik sebagai kepala dinas kesehatan, Pak Golda dilantik sebagai kasatpol PP. Setelah itu saya lihat memang Pak Golda ini benar-benar rajin turun ke lapangan. Setiap ada masalah, atau ada perintah dari Pak Gubernur saat itu Pak Sutarmidji, dia (Golda) langsung turun ke lapangan,” kenang Harisson.

Termasuk ketika Golda menjabat sebagai kepala dinas sosial, menurut Harisson, mendiang selalu cepat tanggap ketika terjadi bencana, atau hal lain yang berhubungan dengan tugas Dinas Sosial. Golda selalu menjadi yang terdepan, untuk membantu masyarakat yang kesusahan, ketika terjadi bencana banjir atau musibah lainnya.

“Jadi memang orangnya enerjik, dan rajin. Dan beliau ini selalu berolahraga dengan teratur, sering bersepeda. Saya mengenang juga orangnya periang, selalu main musik dan selalu membawa sulingnya itu,” ungkap Harisson.

Baca Juga :  Pejabat Pemkot Pontianak Siap Divaksin

Harisson lantas mendoakan yang terbaik untuk mendiang Golda Marganda Purba, serta keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan ketabahan.

“Kita semua tentu saja berdoa agar Pak Golda ini mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Dan keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran, dan ketabahan,” tutup Harisson.

Sementara itu, mantan Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyampaikan, bahwa Golda memang merupakan sosok pekerja keras. Ia selalu mengambil tindakan-tindakan cepat dan efektif dalam menangani persoalan yang menjadi tupoksinya.

“Beliau seorang pekerja, ketika menjadi kasatpol PP almarhum bisa menjalankan tugas dgn baik, ketika jadi kadis sosial beliau luar biasa, tanpa diperintah, ketika terjadi bencana banjir beliau langsung dirikan dapur umum,” puji Sutarmidji.

Mantan Wali Kota Pontianak itu pun sangat mengapresiasi berbagai capaian kinerja yang dilakukan Golda. Di mana ia selalu siap ditugaskan di mana saja dan kapanpun dibutuhkan.

“Almarhum sosok yang tak kenal waktu kerja, jika dibutuhkan kapanpun beliau turun di lapangan. Semoga semua jadi catatan baik beliau,” ucapnya. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment