Buka Paralympic Provinsi Kalbar ke-IV, Windy: Keterbatasan Bukan Hambatan

KalbarOnline, Pontianak – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari secara resmi membuka Ceremony Paralympic Provinsi (Peparprov) ke-VI se-Kalbar Tahun 2023, di Gedung Olahraga Pangsuma, Senin (27/11/2023). 

Pembukaan kejuaraan empat tahunan itu ditandai dengan pemukulan gong dan dimeriahkan dengan beberapa hiburan, seperti tarian dan lantunan nyanyian dari penyanyi lokal Kota Pontianak, hingga pertunjukan kemampuan berolahraga oleh beberapa atlet.

Opening Ceremony Peparprov Kalbar ke-VI ini turut dihadiri Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Pusat, Rio Suseno, Ketua NPCI Kalbar, Mustaat Saman, Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora RI, Suyadi Pawiro serta beberapa kepala perangkat daerah Kalbar beserta kepala disporapar kabupaten dan kota se-Kalbar.

Dalam kesempatan itu, Windy menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga yang telah mensupport pengembangan olahraga di Kalbar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menpora RI yang telah mendukung pengembangan olahraga di Kalbar. Dengan hadirnya Bapak Asisten Deputi Olahraga Kemasyarakatan malam ini, menambah semangat kami semua dalam pelaksanaan pengembangan olahraga di masyarakat, khususnya pada malam ini dilaksanakan pembukaan Peparprov yang ke-VI di Kalbar,” ucap Windy.

Ketua TP PKK Provinsi Kalbar itu pun melanjutkan, dalam hal pengembangan olahraga di Kalbar, diperlukan adanya kerjasama antar organisasi keolahragaan, baik itu untuk atlet berprestasi, atlet disabilitas maupun atlet-atlet lainnya.

Baca Juga :  Luhut Libatkan Manusia Tercepat Asia Tenggara di Kepengurusan Baru

“Tentunya pemerintah Provinsi Kalbar melalui Disporapar Kalbar sangat mendukung dalam setiap pengembangan olahraga di Kalbar,” ujarnya.

Dukungan yang diberikan tersebut, utamanya dari sisi anggaran, berupa hibah yang diberikan kepada KORMI, KONI dan kepada NPCI Kalbar.

“Dalam pengembangan olahraga memang tidak bisa sendiri tetapi perlu bersama dengan mitra-mitra terkait,” jelasnya saat diwawancarai awak media.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari bersama salah satu atlet Paralympic Provinsi (Peparprov) ke-VI Tahun 2023, di Gedung Olahraga Pangsuma, Senin (27/11/2023). (Foto: Jauhari)
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari bersama salah satu atlet Paralympic Provinsi (Peparprov) ke-VI Tahun 2023, di Gedung Olahraga Pangsuma, Senin (27/11/2023). (Foto: Jauhari)

Dirinya mengungkapkan, bahwa dalam pengembangan olahraga perlu dilakukan pola pembinaan dengan berkolaborasi bersama mitra-mitra olahraga, yakni dengan memantau prestasi atlet dan penyediaan sarana dan prasarana olahraga yang baik bagi para atlet.

“Pada saat ini kita ketahui bersama bahwa kita sedang melakukan penataan dan pembangunan di kawasan Gelora Khatulistiwa dan GOR Terpadu yang sebentar lagi akan bisa kita lihat bersama-sama, bahwa dengan kapasitas yang tentunya melebihi dari kapasitas dari GOR Pangsum. Semoga ini bisa cepat terealisasi, dan bermanfaat bagi masyarakat kalbar,” tutur Windy.

Dirinya juga berpesan kepada para pemuda di Kalbar, bahwa keterbatasan (fisik) bukan merupakan hambatan dalam mengharumkan nama Kalbar di kancah nasional.

“Hal ini adalah menjadi suatu inspirasi bagi masyarakat Kalbar khususnya para pemuda yang ada di Kalbar, bahwa dengan keterbatasan, mereka (atlet Paralympic) pantang menyerah, dan mereka akan terus maju untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kalbar bahkan se-Indonesia,” kata Windy.

Sementara itu, Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora RI, Suyadi Pawiro turut mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalbar dan NPCI Kalbar yang telah menyelenggarakan event Peparprov ke-VI ini. Ia berharap, atlet-atlet dari Kalbar dapat berkontribusi di tingkat nasional.

Baca Juga :  Edi Kamtono Minta Warga Biasakan Diri dengan Kehidupan Normal Baru

“Kalau di Asean Games kemarin baru satu yang memperoleh medali perunggu dari Kalbar, tentu saja dua atau tiga tahun kedepan kita makin percaya diri bahwa Kalbar akan menyumbangkan banyak atlet yang bisa berprestasi di kompetisi Asean Games dan Sea Games,” kata Suyadi.

Dirinya juga menambahkan, bahwa apa yang dilakukan oleh Pemprov Kalbar tersebut merupakan langkah awal untuk atlet disabilitas menuju tangga-tangga juara di tingkat nasional.

“Kita mendorong masyarakat jika ada anak disabilitas jangan malu, tidak perlu lagi punya perasaan kekurangan (fisik dan mental), karena pemerintah memiliki solusi dari segi penghargaan dan bonus menempatkan posisi yang sama (atlet non disabilitas),” tutup Suyadi.

Sebelumnya, dalam Opening Ceremony Peparprov Kalbar ke-VI tersebut, Windy turut menyapa defile para atlet disabilitas dari 14 kabupaten/kota yang akan berlomba nantinya.

Peparprov Kalbar ke-VI ini diikuti oleh sebanyak 1.422 atlet. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan yakni para atletik, para angkat berat, boccia, boche, para tenis meja, para panahan, para renang, paracycling, para esport dan para badminton. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment