Kunker ke Putussibau, Windy Harisson: Kapuas Hulu Punya Hal Khusus Bagi Kami Berdua

KalbarOnline, Putussibau – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari Harisson melakukan pertemuan dengan TP PKK Kabupaten Kapuas Hulu, di Putussibau, Rabu (11/10/2023).

Dalam kesempatan itu, Windy menekankan tentang pentingnya peran PKK dalam keluarga dan bagaimana organisasi ini dapat secara langsung mempengaruhi keluarga. Salah satu soal stunting yang kini menjadi tantangan terbesar pemerintah, terutama di Kabupaten Kapuas Hulu.

“PKK merupakan suatu organisasi yang sangat mulia dan terhebat menurut Pak Mendagri ya, karena PKK itu langsung menyentuh ke keluarga. Nah, peran serta ibu-ibu PKK dan bapak-bapak juga yang hadir di sini sangat-sangat penting dalam membangun daerah masing masing, terutama pada saat ini kita mempunyai PR yang sangat besar yaitu menurunkan angka stunting di Kalimantan barat,” ucapnya.

Wanita yang telah menjalankan tugasnya sejak tanggal 5 September 2023 itu menuturkan, bahwa dirinya memiliki peran dalam menjalankan program-program PKK yang ada, serta bekerja sama dan berkolaborasi dalam menjalankan program-program pemerintah.

Baca Juga :  Pemkab Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Rumah Betang Ulu Banua

“Selain tugas sebagai Ketua PKK Provinsi, minggu lalu saya juga dilantik oleh Mendagri sebagai Ketua Pembina Posyandu se-Kalbar. Ini adalah tanggung jawab tambahan untuk membina posyandu di Kalimantan Barat,” terangnya.

Kembali, Windy juga menekankan pentingnya memperkenalkan makanan seimbang dan bergizi kepada anak-anak sejak usia pranikah hingga usia balita. Rekomendasi makanan yang tepat sangat penting dalam pencegahan stunting. Ini termasuk pengenalan makanan yang kaya protein seperti ikan, daging, dan ayam. Selain itu, sayur juga harus diperkenalkan.

“Menurut dokter ahli gizi pada waktu memberikan penyuluhan di Posyandu Kota Pontianak dua minggu yang lalu, ternyata anak-anak itu harus diperkenalkan langsung dengan bubur dan protein,” katanya.

Windy mengaku optimis, dengan adanya komitmen bersama antara pemerintah provinsi, stakeholder dan pemerintah daerah terkait, maka prevalensi angka stunting di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu bakalan turun.

“Kami dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan segenap stakeholder terkait yang kami buktikan pada hari ini, Bapak Pj Gubernur (Harisson) beserta perangkat daerah terkait dan stakeholder terkait turun langsung ke Kabupaten Kapuas Hulu untuk bersama sama kita. Ayo kita turunkan angka stunting di Kapuas Hulu,” seru Windy.

Baca Juga :  Program Bedah Rumah, Upaya Pemprov Kalbar Tekan Kemiskinan Ekstrem di Daerah

“Kabupaten Kapuas Hulu ini mempunyai suatu hal khusus bagi kami berdua, bagi Bapak Pj Gubernur dan bagi saya, karena Pak Pj Gubernur bertugas di Kabupaten Kapuas Hulu selama 21 tahun dan saya juga penugasan pertama adalah di Kabupaten Kapuas Hulu,” sambungnya.

Tak hanya di Kapuas Hulu, Windy bersama Pj Gubernur Kalbar akan mengunjungi kabupaten kota lainnya dalam rangka menekan angka stunting di masing-masing daerah.

“Tentunya, pertemuan hari ini bukan pertemuan terakhir, karena ini adalah awal kerja sama yang erat. Tim penggerak PKK provinsi berencana untuk mengunjungi 14 kabupaten/kota, termasuk Kapuas Hulu, untuk meningkatkan penurunan angka stunting,” ujarnya.

“Dan kami siap mendukung dan berkolaborasi bersama seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Barat,” tutup Windy. (Jau/Ishaq)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment