Sutarmidji Gubernur Kalbar Pertama yang Kunjungi Sandai

KalbarOnline, Ketapang – Gubernur Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji kembali melanjutkan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Kabupaten Ketapang, Minggu (06/11/2022).

Salah satu agenda Gubernur Sutarmidji di Kabupaten Ketapang yakni menyerahkan bantuan paket bahan pangan kepada masyarakat di Kecamatan Sandai.

Di Kecamatan Sandai, Gubernur Sutarmidji disambut hangat warga yang memang telah menunggu kedatangan orang nomor satu di Provinsi Kalbar tersebut. Hal itu bukan tanpa alasan, lantaran sepanjang pemerintahan Provinsi Kalbar, baru Gubernur Sutarmidji yang menyambangi Kecamatan Sandai.

“Sudah beberapa kali gubernur memimpin Kalbar, baru satu kali ini Bapak Sutarmidji yang sampai ke tempat kami,” ungkap Camat Sandai, Sabran disambut tepuk tangan warga.

Baca Juga :  Bang Midji Lebih Pilih Bangun Jalan Ketimbang Perjalan Dinas ke Luar Negeri

Dalam kesempatan tersebut Sabran juga memberikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Gubernur Sutarmidji kepada masyarakat Kecamatan Sandai saat dilanda banjir beberapa waktu lalu. Dirinya menyampaikan, kalau saat ini banjir yang melanda telah surut.

“Kami berterima kasih kepada gubernur yang telah peduli kepada kami setelah beberapa waktu lalu mengalami banjir,” jelasnya.

Sementara itu Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyampaikan, bantuan sosial (bansos) paket bahan pangan yang diserahkan tersebut dalam rangka pengendalian inflasi dan mitigasi dampak inflasi. Bantuan bahan pangan itu berikan bagi seluruh kecamatan di Provinsi Kalbar.

“Dalam upaya pengendalian inflasi, pemerintah Provinsi Kalbar memiliki dua program yakni pasar murah dan bantuan bahan pangan,” kata Gubernur Sutarmidji.

Baca Juga :  Kasatlantas: Penerapan Sistem Tilang CCTV Perlu Persiapan

Ia menjelaskan, awalnya untuk seluruh Kalbar hanya ada 20 ribu paket bahan pangan yang disiapkan Pemprov. Tapi karena Provinsi Kalbar berhasil meraih peringkat pertama dalam pengendalian inflasi, maka provinsi ini mendapat hadiah dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 10,83 miliar.

“Dari dana tersebut sebanyak Rp6 miliar, kembali digunakan untuk bansos paket bahan pangan. Alokasinya se-Kalbar ada sebanyak 250 – 300 paket per kecamatan,” tutupnya. (Jau)

Comment