Kadis Kesehatan Kalbar Kunjungan Kerja ke Kota Singkawang

KalbarOnline, Singkawang – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Hary Agung Tjahyadi melakukan kunjungan kerja ke Kota Singkawang, dalam rangka meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz Singkawang yang masih terendam banjir, Minggu (28/08/2022).

Dalam kunjungannya itu, Kadinkes Kalbar meninjau sejumlah ruang dan fasilitas yang ada di RS Abdul Aziz Singkawang antara lain, ruang bedah, ruang VIP, ruang perawatan kelas 1 dan kelas 2, ruang instalasi gizi, laboratorium dan juga beberapa lokasi yang masih terdampak banjir.

Dalam kesempatan tersebut, Kadinkes Kalbar juga melihat sejumlah pasien terdampak banjir yang berada di kelas 3 dan kelas 2 yang telah di evakuasi menempati ruang kelas 1 di RS Abdul Aziz Singkawang. Kemudian, ia juga memberi arahan kepada Pihak RS Abdul Azis untuk segera mengupayakan penanganan banjir tersebut.

Baca Juga :  Hary Agung Pimpin Rombongan Dinkes Kalbar ke Jelai Hulu, Salurkan Obat-obatan ke Korban Banjir

“Saya memberikan arahan kepada pihak RS Abdul Aziz agar berupaya maksimal dalam penanganan tanggap darurat banjir bagi pasien yang terdampak banjir,” ungkap Hary Agung Tjahyadi.

Tak hanya itu, guna mencegah hal tak diinginkan pasca banjir, Kadinkes Kalbar juga memberikan bantuan berupa Oralit dan juga Abate sebagai persiapan dampak dari pasca banjir.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Dinkes Kota Pontianak, Kadis Kesehatan Kalbar Antisipasi Kenaikan Kasus Covid-19

Selanjutnya, setelah melakukan kunjungan ke RSUD Abdul Aziz Singkawang, pada malam harinya, melakukan audiensi dengan Wali Kota Singkawang, Kapolres Singkawang dan Dandim Singkawang dalam upaya penanganan darurat banjir di RS Abdul Aziz.

Pada diskusi tersebut, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie pun langsung memberikan instruksi untuk melakukan penyedotan air di dalam rumah sakit pada malam itu juga.

Selain penyedotan air, Tjhai Chui Mie juga meminta adanya pemasangan geobag serta melakukan normalisasi sungai di seputar RS Abdul Aziz dengan melibatkan tim dari Balai Konservasi Sungai. (Jau)

Comment