by

Pastikan Stok Minyak Goreng Aman, Kapolda Kalbar Imbau Warga Tenang dan Tak Panic Buying

KalbarOnline, PontianakKapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro bersama Sekda Provinsi Kalbar Harisson melakukan sidak ke sejumlah tempat penyimpanan maupun produsen minyak goreng di Kota Pontianak.

Sidak yang dilakukan ini guna memastikan stok minyak goreng di Kalimantan Barat aman.

Irjen Pol Suryanbodo menyampaikan, dirinya bersama instansi terkait sudah melakukan peninjauan langsung terkait produksi dan sistem distribusi minyak goreng di PT. Wilmar Cahaya Indonesia, Kecamatan Pontianak Utara, Rabu, 16 Maret 2022.

“Kita tadi sudah ke PT. Wilmar melihat secara langsung produksi yang dihasilkan oleh PT. Wilmar untuk mencukupi kebutuhan di Kalbar, satu hari itu produksinya untuk CPO 500 ton menghasilkan minyak 400 sampai 500 juga,” kata Suryanbodo.

Kapolda Pastikan Stok Minyak Goreng di Kalbar Aman, Imbau Warga Tenang dan Tak Panic Buying
Kapolda Kalbar bersama Sekda Kalbar dan jajaran melakukan sidak ke sejumlah tempat penyimpanan maupun produsen minyak goreng di Kota Pontianak, salah satunya PT Wilmar (Foto: Polda Kalbar For KalbarOnline.com)

Saat ini, 70 persen Produksi PT. Wilmar diperuntukan untuk memenuhi wilayah Kalbar, sementara 30 persen sisa kebutuhan Kalbar dicukupi dengan mendatangkan dari luar Kalbar.

“Harusnya tidak ada kelangkaan minyak di Kalbar, apabila ada kelangkaan, mungkin itu karena ada panic buying yang dilakukan masyarakat, membeli secara berlebihan sehingga menimbulkan kesan kekurangan, padahal tidak ada kekurangan,” kata Suryanbodo.

Olehkarena itu, Kapolda mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tenang dan tidak panik terkait stok minyak goreng di Kalbar, lantaran stok aman.

Terkait produksi hingga distribusi, Suryanbodo juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat.

“Kita akan awasi dari produsen, distributor, hingga ke konsumen, kita awasi itu,” pungkas Kapolda.

BACA JUGA:  Hari Pertama Sekolah Tatap Muka di Pontianak Setelah Hampir Setahun Belajar dari Rumah

Comment