by

Juara Dunia Junior Indonesia, Catat Loncatan Ranking Dunia Fantastis

KalbarOnline.com-Ranking dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) akhirnya dicairkan. Dari lima sektor, pemain nomor satu dunia masih digenggam sosok yang sama seperti sebelum tiga turnamen pembuka 2021 di Thailand bulan lalu.

Bintang Jepang Kento Momota masih menjadi pemain tunggal putra nomor satu dunia. Sedangkan Tai Yzu-ying asal Taiwan ada di puncak ranking dunia untuk tunggal putri.

Sementara itu, di ganda putra dan putri, andalan Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepoang) masih menempati posisi nomor satu. Terakhir, di ganda campuran, bintang Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong tetap bercokol di posisi teratas.

Para pemain Indonesia yang ikut dalam tiga turnamen pembuka 2021 juga mengalami perubahan posisi. Ada yang naik dan turun. Tunggal putra nomor satu Indonesia Anthony Sinisuka Ginting, misalnya, naik satu tingkat ke posisi lima dunia.

Sementara itu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang gagal menembus perempat final di Thailand I dan II serta tak berhasil masuk BWF World Tour Finals, turun satu peringkat ke posisi tujuh dunia.

Ganda Taiwan Lee Yang/Wang Chi-lin yang mencatat prestasi fenomenal dengan menyapu bersih tiga gelar di Thailand, melesat untuk naik ke ranking tiga dunia. Dia berada tepat di bawah ganda berpengalaman Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Dari sektor ganda putri, pasangan nomor satu Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu naik satu peringkat ke posisi enam dunia. Mereka adalah satu-satunya pemain Indonesia yang meraih gelar di Thailand. Greysia/Apriyani sukses menjadi kampiun Yonex Thailand Open 2020.

Salah satu loncatan paling fenomenal adalah ganda putra muda Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Mereka melesat naik 35 peringkat ke posisi 42 dunia.

Juara dunia junior 2019 itu mencatat hasil luar biasa. Setelah nyaris tidak bermain di Thailand karena rankingnya tidak mencukupi, Leo/Daniel berhasil menembus semifinal Yonex Thailand Open 2020.

“Jujur saja (pencapaian) itu di luar ekspektasi saya,” kata pelatih kepala ganda putra nasional Herry Iman Pierngadi mengenai keberhasilan Leo/Daniel mencapai empat besar turnamen Super 1.000 itu.

“Mereka juga berani ngelawan ganda yang ada di atas mereka. Cara mereka bermain dan pola mainnya juga konsisten. Satu hal lagi adalah mental bertanding mereka yang menurut saya bagus. Fighting spirit mereka juga cukup bagus,” tambah Herry IP.

Bulan depan yakni pada 2 sampai 7 Maret, Leo/Daniel akan kembali berlaga pada ajang Swiss Open 2020. Herry IP mengatakan tidak membebani mereka dengan target khusus.

“Target itu ya sekarang cuma terkait soal Kevin/Sinyo (Marcus, Red), Hendra/Ahsan, dan Fajar/Rian. Kalau yang muda-muda, hanya di level menambah jam bertanding saja,” ucap Herry.

Comment

Terbaru