Karhutla, Sutarmidji Larang Empat Bupati Keluar Daerah

Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat diwawancarai awak media usai melaksanakan Sholat Istisqa di halaman Kantor Gubernur Kalbar
Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat diwawancarai awak media usai melaksanakan Sholat Istisqa di halaman Kantor Gubernur Kalbar (Foto: Fat)

KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengaku bahwa dirinya telah menginstruksikan agar empat Bupati di Kalbar untuk tak meninggalkan daerahnya atau pergi keluar Kalbar. Adapun empat Bupati tersebut di antaranya, Bupati Ketapang, Bupati Kayong Utara, Bupati Sintang dan Bupati Kubu Raya. Hal ini disampaikan Midji saat disinggung mengenai respon sejumlah Bupati dalam menyikapi kebakaran hutan dan lahan.

Pasalnya, diungkapkan Midji, di daerah keempat Bupati tersebut paling banyak terpantau titik api. Bahkan di Kayong Utara kata dia, terdapat rumah sakit yang terancam terbakar.

“Saya sudah instruksikan kepada empat Bupati tak boleh keluar Kalbar. Bupati Ketapang, Kayong Utara, Sintang, Kubu Raya. Karena tempat mereka paling banyak titik api, sampai tadi malam sudah turun drastis, tapi Ketapang masih banyak hampir seratusan,” kata Midji saat diwawancarai wartawan usai melaksanakan Sholat Istisqa meminta turunnya hujan di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (18/9/2019).

“Kayong hari ini kelabakan, karena rumah sakit terancam terbakar. Makanya jangan main-main dengan karhutla. Harus serius. Tapi Insya Allah, ini (Karhutla) akan segera selesai,” timpalnya.

Mengenai penanganan karhutla sendiri, Midji mengklaim bahwa semua upaya telah dilakukan pihaknya bersama jajaran TNI-Polri mulai dari sosialisasi hingga penindakan.

“Yang jelas soal karhutla ini semua upaya sudah kita lakukan, mulai dari sosialisasi hingga penindakan. Semuanya sudah. Dilengkapi dengan hari ini, Sholat Istisqa. Memohon kepada Allah diturunkan hujan untuk Kalbar dan Indonesia. Mudah-mudahan Allah mengabulkan doa kita,” tandasnya. (Fai)

Tinggalkan Komentar