Bupati Fransiskus Minta Musrenbang Kapuas Hulu Hasilkan Skala Prioritas Pembangunan

KalbarOnline, Putussibau – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kapuas Hulu, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (04/03/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Fransiskus mengatakan, bahwa perencanaan pembangunan daerah merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, yang disusun oleh pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan sesuai dengan peran dan kewenangan masing-masing.

Dirinya pun meminta agar musrenbang ini dapat berlangsung dengan memperhatikan kondisi dan potensi serta dinamika perkembangan daerah, guna mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

“Forum perangkat daerah merupakan bagian dari tahapan penyusunan perencanaan pembangunan daerah untuk menentukan prioritas program, kegiatan dan sub kegiatan pembangunan yang dituangkan dalam rencana kerja atau renja perangkat daerah dan bermuara pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah atau RKPD dan RAPBD,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Kapuas Hulu Dampingi Menteri PUPR dan Ketua Komisi V DPR RI Resmikan Jembatan Kereho

Orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas itu menyatakan, kalau acara ini sangat penting, sehingga harus diikuti dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sehingga RKPD yang disusun dapat benar-benar terarah, tepat sasaran dan dapat memberikan dampak yang maksimal dalam pencapaian visi misi Pemkab Kapuas Hulu yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2021 – 2026.

“Kita harus benar benar efisien dalam menggunakan sumber daya pendanaan, sebab jika melihat kondisi sampai hari ini sudah begitu banyak aturan dari pemerintah pusat yang mengatur tentang penggunaan DAU tahun 2023 dan tahun 2024,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Fransiskus Diaan Apresiasi Keberhasilan Kontingen Kapuas Hulu di Porprov XIII

“Salah satunya adanya PMK Nomor 212 Tahun 2022 dan Nomor 110 Tahun 2023 tentang Indikator Tingkat Kinerja Daerah dan ketentuan umum bagian DAU yang ditentukan penggunaanya, maka hampir dipastikan bahwa tahun 2024 daerah kita mengalami kesulitan dalam mencapai target-target yang sudah kita tentukan dalam RPJMD tahun 2021 – 2026,” pungkas Bupati Fransiskus.

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPRD Kapuas Hulu, Kuswandi dan Anggota DPRD Kapuas Hulu, Plh Sekda Kapuas Hulu, Iwan Setiawan, Kepala Bappeda Ambrosius Sadau, kepala OPD, camat, lurah dan tamu undangan lainya. (Haq)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment