Baznas Pontianak Tingkatkan Pengelolaan Zakat Lewat UPZ di Sekolah

KalbarOnline, Pontianak – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak, Sulaiman menyatakan, saat ini pihaknya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk 400 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kota Pontianak. Jumlah itu meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 229 UPZ.

UPZ tersebut mencakup 210 yang ada di masjid dan surau, 38 UPZ dari instansi pemerintah, serta 152 UPZ di SD dan SMP di Kota Pontianak. Untuk UPZ yang ada di sekolah-sekolah baru tahun ini dikembangkan dengan jumlah yang cukup banyak.

“Dengan adanya UPZ di sekolah-sekolah, maka legalitas untuk memungut dan mendistribusikan itu sesuai dengan regulasi Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2011, dengan berlandaskan 3A, Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI,” ujarnya pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) VII yang diikuti 350 UPZ masjid di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Sabtu (24/02/2024).

Sepanjang tahun 2023, lanjut Sulaiman, Baznas Kota Pontianak berhasil mengumpulkan dana zakat, infak dan sedekah sebesar Rp 7,6 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 2,2 miliar dikelola langsung oleh baznas, sementara 70 persennya dikembalikan kepada UPZ yang ada di masjid-masjid untuk didistribusikan kepada yang membutuhkan.

“Target kami untuk tahun 2024 adalah mengumpulkan sekitar Rp 9,8 miliar dari zakat, infak dan sedekah sehingga bisa membantu lebih banyak masyarakat yang memerlukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kampanyekan Hidup Sehat, BFI Gelar Program ‘Sehat dan Berdaya Bersama BFI Finance’

Sebagai bagian dari upaya kemanusiaan, Baznas Kota Pontianak juga telah membuka donasi untuk Palestina dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 151 juta.

“Donasi ini langsung disampaikan kepada Baznas RI untuk penyaluran lebih lanjut ke Palestina,” kata Sulaiman.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak, Ani Sofian, memberikan apresiasi kepada Baznas Kota Pontianak karena telah berhasil mensertifikasi UPZ-UPZ yang ada di Kota Pontianak.

“Langkah yang diambil oleh Baznas Kota Pontianak ini sangat penting karena merupakan bagian dari implementasi UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat,” sebutnya.

Baznas Pontianak Tingkatkan Pengelolaan Zakat Lewat UPZ di Sekolah 1
Foto bersama Rakorda VII UPZ Masjid se-Kota Pontianak dengan Baznas Kota Pontianak. (Foto: Peokopim Pontianak)

Ia berharap, dengan adanya sertifikasi UPZ-UPZ ini, masyarakat Kota Pontianak akan semakin percaya dan aktif dalam menjalankan kewajiban zakatnya. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengeluarkan zakat, infak dan sedekah kepada sesama dan membantu memperbaiki kesejahteraan sosial di Kota Pontianak.

“Dengan menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui baznas, bantuan yang diberikan akan lebih tepat sasaran dan efektif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi menuturkan, baznas merupakan sebuah lembaga yang sangat strategis. Peran baznas antara lain untuk mengentaskan kemiskinan dan keluar dari kebodohan

“Karena kebodohan itu sangat dekat dengan kemiskinan. Baznas inilah juga berperan untuk mengentaskan kemiskinan dan kebodohan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gandeng Baznas, Pemkot Pontianak Himpun Zakat Maal di Lingkungan OPD

Ia juga menekankan kepada UPZ-UPZ agar mampu mengelola zakat yang terkumpul sehingga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar yang memang memerlukan uluran tangan.

“Oleh sebab itu, UPZ-UPZ yang ada harus jeli melihat masyarakat sekitar yang mana perlu dibantu,” ucap Mulyadi yang juga selaku keynote speech pada Rakorda yang digelar Baznas Kota Pontianak.

Hal yang tak kalah pentingnya menurut Mulyadi, adalah bagaimana membuat masyarakat itu keluar dari kemiskinan.  Apabila itu berhasil, selanjutnya orang yang sudah mampu tersebut membantu masyarakat yang tidak mampu.

“Kami berharap dengan rakorda ini banyak hal yang dihasilkan dengan terobosan baru yang dilakukan untuk program-program baznas kedepannya akan lebih baik dalam upaya untuk mengentaskan kemiskinan,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu, Baznas Kota Pontianak juga menganugerahkan piagam penghargaan kepada 10 besar UPZ masjid. Adapun masjid-masjid yang menerima penghargaan itu adalah Masjid Darul Mutaqqin Kecamatan Pontianak Barat, Masjid Al Hikmah Pontianak Kota, Masjid Saiful Islam Pontianak Barat, Masjid Al Muhtaddin Untan Pontianak Tenggara, Masjid Al Aqbar Pontianak Selatan, Masjid Baiturrahman Pontianak Kota, Masjid Baiturrahim Pontianak Barat, Masjid Al Manaf Pontianak Kota, Masjid Asyirat Pontianak Kota, Masjid At Taqwa Pontianak Kota. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment