Pengusaha di Pontianak Merasa Terbantu dengan KUR Bank Kalbar

KalbarOnline, Pontianak – Produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Kalbar memberikan akses keuangan kepada pelaku usaha kecil dan menengah, sehingga mereka dapat mengembangkan usaha dan memberikan kontribusi pada perekonomian. Berbagai kemudahan pun diberikan agar pelaku usaha dapat mengakses KUR dengan cepat.

Kemudahan inilah yang dirasakan oleh Lilin, pelaku usaha cafe dan rumah makan di Kota Pontianak. Owner Kopi Deal dan Rumah Makan Keramba merupakan debitur yang memanfaatkan produk KUR Bank Kalbar.

IKLANBANKKALBARIDULADHA

“Tawaran KUR dari Bank Kalbar memang menarik,” ungkap Lilin.

Ia mengajukan bantuan permodalan dari Bank Kalbar pada November 2023 yang lalu. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk melakukan renovasi dapur agar lebih representatif bagi keamanan karyawan serta memberikan kenyamanan kepada mereka.

Dirinya meyakini kenyamanan di tempat kerja akan memberikan dampak positif bagi kinerja karyawan. “Renovasi dapur ini untuk kenyaman karyawan bekerja, serta keamanannya,” tuturnya.

Lilin menceritakan, Kopi Deal berdiri sejak tahun 2017. Di sebelahnya, dibangun Keramba, Rumah Makan yang mengusung menu seafood. Kopi Deal mengusung konsep kafe dengan menawarkan menu-menu khas tradisional khas Kalbar.

“Sebut saja bubur pedas, mie sagu pontianak, mie tiaw, kentang goyang, ubi goyang dan lain sebagainya,” ucapnya.

Kopi Deal buka di pagi hari sehingga bisa pengunjung bisa menikmati sarapan pagi di sini. Untuk rumah makan Keramba, buka jam 10 pagi dengan menu tradisional seafood, mulai dari ikan, cumi, hingga udang. Salah satu menu khas dari rumah makan ini adalah pari salai. Menu ini menurutnya digemari oleh orang-orang dengan usia paruh baya. Rata-rata mereka adalah penggemar ikan yang dimasak dengan teknik salai.

Baca Juga :  Pemkot Pontianak Mulai Lakukan Open Bidding, Posisi Sekda Salah Satunya

“Jadi konsumen bisa bernostalgia dengan menu-menu kali, karena seperti pari salai bagi orang-orang dulu itu enak,” ucapnya.

Sebelum menjadi debitur produk KUR Bank Kalbar, Lilin telah mengandalkan bank kebanggaan masyarakat Kalbar ini untuk pembayaran gaji karyawan atau payroll. Ia memanfaatkan jasa payroll dari  Unit Usaha Syariah Bank Kalbar.

Berbagai persyaratan untuk pengajuan KUR diakui Lilin dibantu oleh pegawai Bank Kalbar sedemikian rupa, sehingga ia merasa tidak kerepotan mengurus berbagai persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan. Pegawai Bank Kalbar memberikan layanan terbaik, salah satunya layanan jemput bola.

“Bank Kalbar itu enaknya juga, mereka jemput bola. Waktu mengajukan KUR mereka yang datang ke sini, termasuk saat kami mau mengajukan persyaratan,” tuturnya.

Ia hanya datang sekali ke kantor cabang utama Bank Kalbar di Jalan Rahadi Usman, untuk menandatangani beberapa administrasi yang disaksikan oleh notaris. “Hanya satu kali datang ke kantor untuk tanda tangan, dan selesai. Prosesnya terasa cepat,” ucapnya.

Dengan modal yang didukung Bank Kalbar, dirinya berharap keberlanjutan usahanya semakin baik. Ia juga berharap, menu-menu lokal yang ia usung lewat kafe dan rumah makan yang ia kelola dapat semakin dikenal oleh anak-anak muda.

“Saya itu ingin sekali menyambung kuliner tradisional khas Kalbar kepada anak-anak muda,” harapnya.

Baca Juga :  Suara Kritis Terhadap LKPj Gubernur 2020

Untuk Bank Kalbar, ia mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang diberikan selama ini. “semoga Bank Kalbar semakin maju,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi mengapresiasi pelaku usaha yang telah mengoptimalkan pemanfaatan KUR untuk mengembangkan usahanya. KUR merupakan salah satu produk keuangan perbankan hadir untuk memberikan akses lebih mudah ke sumber pembiayaan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja.

“Bank Kalbar sangat bangga melihat bagaimana UMKM di Kalbar terus tumbuh dan berkembang. Keberhasilan mereka adalah cermin dari dedikasi dan kerja keras,” tuturnya.

Rokidi mengatakan, Bank Kalbar selama ini selalu mendukung UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang. Hal ini sejalan dengan keinginan pemegang saham agar kredit Bank Kalbar kepada UMKM sebesar 30% dari total kredit yang disalurkan. Karena itulah, Bank Kalbar berkomitmen memberikan berbagai kemudahan kepada para debitur yang membutuhkan permodalan untuk mengembangkan usaha.

“Bank Kalbar telah menyederhanakan proses pengajuan KUR agar lebih mudah diakses oleh para pelaku usaha,” tuturnya.

Selain proses pengajuan yang efisien, Bank Kalbar juga menawarkan suku bunga KUR yang bersaing. Hal ini tentunya memberikan peluang lebih besar bagi UMKM untuk mengembangkan usaha mereka tanpa beban bunga yang terlalu tinggi. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment