Windy Minta PKK Kabupaten Kota Lanjutkan Gerakan Turun Langsung Edukasi Gizi di Posyandu

KalbarOnline, Pontianak, – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Windy Prihastari meminta PKK kabupaten kota melanjutkan gerakan turun langsung ke pos pelayanan terpadu (posyandu), untuk memberikan edukasi pengolahan menu Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang tepat gizi.

“Kabupaten kota harus melanjutkan gerakan ini, saya sudah melihat beberapa kabupaten sudah melakukan gerakan itu,” kata Windy, Kamis (30/11/2023).

Windy yang juga merupakan Pembina Posyandu Provinsi Kalbar itupun telah getol untuk turun langsung memberikan edukasi gizi kepada ibu-ibu di posyandu.

Baca Juga :  Lismaryani Serahkan Jabatan Ketua Dekranasda dan Bunda PAUD Kalbar ke Windy Prihastari

Bahkan dalam setiap momentum mendampingi kunjungan kerja (kunker) Pj Gubernur Kalbar ke berbagai kabupaten kota, Windy selalu menyempatkan diri menyambangi posyandu-posyandu.

“Saya sangat berharap gerakan edukasi gizi langsung ke Posyandu dapat dilanjutkan oleh PKK kabupaten kota untuk juga turun ke Posyandu-posyandu,” ujarnya.

Windy menuturkan, saat dirinya turun langsung ke posyandu-posyandu, para ibu ternyata baru mengetahui menu MPASI yang tepat gizi. Sehingga menurutnya, gerakan untuk turun langsung ke posyandu-posyandu di seluruh kabupaten kota di Kalbar harus digencarkan.

“Sebenarnya mereka ibu-ibu ini kepingin tahu dan minta diajarkan tugas kita ini, kader posyandu banyak, kader PKK banyak itu yang harus turun ke posyandu-posyandu,” jelasnya.

Baca Juga :  Rangkaian HSP 2023, Kadispora Kalbar Serahkan Bingkisan dan Sembako ke Yayasan Bhakti Luhur dan Panti Asuhan Hidayatul Muslimin

Dikatakan Windy, pola edukasi yang intens dengan ibu-ibu perlu dibangun, terutama melalui praktek langsung berupa demo memasak MPASI. Sehingga para ibu-ibu itu akan mendapatkan ilmu untuk bisa langsung diterapkan di rumah.

“Ibu-ibu itu pintar dan cepat tahu, tapi harus kita berikan pendampingan dengan praktek langsung. Pola edukasi intens dengan ibu-ibu di posyandu itu saya harapkan dapat dibangun dengan baik,” tutup Windy. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment