Gelar Forum Konsultasi Publik, Upaya RSUD SSMA Pontianak Tingkatkan Pelayanan

KalbarOnline, Pontianak – RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2023 terkait dengan standar pelayanan dan hasil Survey Kepuasan Masyarakat (SKM), Jumat (10/11/2023).

Pelaksanaan FKP itu mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Layanan Publik dan Permenpan RB Nomor 16 Tahun 2017 sebagai dasar pelaksanaan Diseminasi Survei Kepuasan Masyarakat.

Siti Masdah dari Itekes Muhamadiyah Kalimantan Barat, salah satu peserta yang mengikuti forum tersebut, mengatakan pelaksanaan FKP yang digelar oleh RSUD SSMA sangat bagus untuk meningkatkan mutu dari layanan rumah sakit. Dengan adanya komunikasi publik ini rumah sakit bisa mendapatkan beberapa informasi yang tidak didapatkan di rumah sakit tetapi disampaikan oleh publik.

“Komunikasi publik yang digelar rumah sakit ini sebagai wujud komitmen perbaikan dari layanan yang diberikan rumah sakit sehingga rumah sakit bisa meningkatkan kinerjanya,” katanya.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Wali Kota Pontianak Minta Dinas Terkait Proaktif Cek Kesehatan Hewan Kurban
Peserta Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2023 RSUD SSMA Pontianak. (Foto: Humas-PKRS RSUD SSMA)
Peserta Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2023 RSUD SSMA Pontianak. (Foto: Humas-PKRS RSUD SSMA)

Dia berharap, RSUD SSMA tidak hanya menjadi rujukan masyarakat sekitar tetapi bisa menjadi rumah sakit dengan tipe kelas yang lebih tinggi.

“Kalau hari ini C mungkin bisa meningkat menjadi B bahkan menjadi rumah sakit percontohan di Indonesia,” imbuhnya.

Menurutnya, dari hasil paparan yang disampaikan oleh Bidang Pengembangan, Peningkatan Mutu, Pemasaran dan Hubungan Masyarakat RSUD SSMA, jika diambil garis besar dari segi penilaian sudah baik walau ada beberapa catatan perbaikan yang harus ditindaklanjuti oleh rumah sakit.

“Sebuah pelayanan itu tidak mungkin 100 persen langsung bagus, 90 persen pun itu sudah sangat luar biasa. Dari apa yang disampaikan tadi kita lihat penilaian ruang rawat inapnya sudah 87 persen itu sudah sangat baik menurut saya,” sebutnya.

Dia menambahkan dari beberapa perbaikan, beberapa komponen yang disampaikan oleh masyarakat melalui google form itu sendiri menjadi PR rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan kesehatannya agar lebih baik dan bermutu.

Baca Juga :  Kasus Penipuan Proyek, Kuasa Hukum: Dahlan yang Bersalah Kenapa Merry yang Ditarget?
Foto bersama peserta Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2023 RSUD SSMA Pontianak. (Foto: Humas-PKRS RSUD SSMA)
Foto bersama peserta Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2023 RSUD SSMA Pontianak. (Foto: Humas-PKRS RSUD SSMA)

Direktur RSUD SSMA, Eva Nurfarihah mengatakan, FKP adalah diskusi secara partisipatif antara RSUD SSMA dengan publik. Forum ini mendiskusikan sejauh mana pelayanan yang diberikan rumah sakit ini.

Alhamdulillah pertemuan hari ini berjalan dengan baik dan kita juga mendapatkan masukan yang sangat berharga dari perwakilan organisasi, institusi ilmu pengetahuan, pejabat pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, media dan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya apa yang disampaikan oleh masyarakat akan menjadi masukan pertambahan kinerja RSUD SSMA yang sudah dinilai baik oleh masyarakat.

“Tadi juga ada beberapa masukan misalnya untuk menambah fitur di Simponi terkait dengan pendaftaran, waktu tunggu di farmasi dan lainnya itu sangat bagus sekali,” katanya.

Dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini, kata Eva, akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin lebih baik sesuai dengan motto rumah sakit SSMA, “Kepuasan Anda Prioritas Kami”. (Indri)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Comment