Perlakuan Diskriminasi Oknum Petugas PLBN Entikong

BuKalbarOnline, Sanggau – Kejadian tak menyenangkan dialami rombongan jurnalis Indonesia saat berada di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis, 23 Maret 2023. Mereka mendapat perlakuan diskriminasi dari seorang petugas PLBN.

Kejadian bermula saat rombongan mengantre untuk menjalani pemeriksaan dokumen di pintu kedatangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

Ketika menjalani antrean, tiba-tiba muncul seorang petugas berinisial W yang lantas mengusir rombongan untuk bergabung menjadi satu barisan antrean.

“Ke sebelah sini (loket tiga) semuanya,” kata Aqsa, salah satu rombongan menirukan ucapan petugas tersebut.

Baca Juga :  TKA Sumbang PAD Ketapang Rp2.3 Miliar

Padahal, terdapat 2 dari 3 loket pemeriksaan dokumen di pintu kedatangan yang masih aktif.

“Apa disini (loket dua) tidak boleh?,” tanya Aqsa.

“Disini (loket dua) ada tamu, paspor dia banyak,” kata Aqsa menirukan ucapan petugas W.

Akibatnya, cekcok antara rombongan jurnalis dengan oknum petugas itupun tak terhindarkan. Oknum tersebut terdengar beberapa kali mengeluarkan kata-kata umpatan.

Memang saat itu diketahui terdapat seorang anggota Angkatan Tentara Malaysia (ATM) yang sedang menjalani pemeriksaan dokumen. Tampaknya Anggota ATM tersebut sedang melakukan cap paspor secara kolektif yang diduga “dibantu” oleh W.

Baca Juga :  Operasional Laboratorium Swasta yang Tetapkan Tarif PCR Rp600 Ribu di PLBN Entikong Dihentikan

Yang sangat disayangkan, oknum petugas itu tampak “menuhankan” anggota ATM tersebut. Padahal berdasarkan prinsip pelayanan, semua orang berhak mendapatkan pelayanan yang sama apalagi untuk warga negaranya sendiri. Artinya tak menutup kemungkinan kejadian tersebut telah sering terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media terus berupaya mengkonfirmasi Kepala PLBN Victorius Dunan. Namun masih belum mendapat respon.

Comment