Jelas! Sutarmidji: Gor Terpadu untuk Olahraga Bukan Tempat Konser

KalbarOnline, Pontianak – Sebagaimana tujuan pembangunan GOR Terpadu yang berlokasi di kawasan Stadion Syarif Sultan Abdurrahman (SSA), yakni untuk meningkatkan prestasi para atlet olahraga di Kalbar–Gubernur Kalbar, Sutarmidji melarang penggunaan GOR Terpadu sebagai fungsi selain itu, semisal konser dan sebagainya.

Gak! Yang ini tak boleh untuk konser. Konser itu nanti di Pangsuma saja. Konser kan beda dengan olahraga. Gak boleh! Olahraga ya olahraga. Nanti Pangsuma bisa dipakai untuk itu (konser),” jelas Sutarmidji di sela-sela melakukan peninjauan lokasi pembangunan GOR Terpadu, di Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Rabu (04/01/2022).

Dalam melakukan peninjauan ke kawasan GOR Terpadu, Gubernur Sutarmidji turut didampingi oleh Sekda Kalbar, Kadisporapar Kalbar, Kadis PUPR Kalbar dan Kepala BPKAD Kalbar.

“Sebetulnya yang bagus itu gedung taman budaya. Konsepnya sudah ada, letaknya nanti di antara Rumah Radakng dan Rumah Melayu, sehingga konser apapun di situ. Seni di situ. Di sini (GOR terpadu) biar jadi tempat olahraga, jangan dicampuradukkan,” camnya.

Lebih jauh ia meminta agar taman budaya bisa difungsikan secara maksimal untuk pentas seni budaya dan sebagainya, termasuk konser musik dan lainnya.

“di situ (taman budaya) bisa dibangun yang bagus. Walaupun kita sudah menetapkan (konsep baru taman budaya) yang model oval itu. Tapi secara fungsional kurang. Itu konsepnya lebih banyak untuk ruang pameran dan sebagainya,” sebutnya.

Ke depan, Sutarmidji meminta agar ruang publik yang telah dibangun dapat difungsikan sebagaimana tujuan awal dari ruang publik tersebut dibangun.

“Karena apa? Tempat pameran kerajinan dan sebagainya kan sudah ada Gedung Dekranasda, jadi sudah saya pisah. Jadi untuk kesenian, konser dan sebagainya jangan dicampur dengan olahraga,” tekannya lagi.

BACA JUGA:  DPD Golkar Sekadau Dukung Munaslub, Muslimin: Ketua Terpilih Harus Bebas Korupsi

Kembali soal GOR Terpadu, Sutarmidji menjelaskan bahwa pembangunannya akan dimulai tahun ini. “Mudah-mudahan sebelum masa jabatan saya (berakhir), sudah selesai. Ini nanti luasannya 5600 meter persegi, Bangunannya 70 x 80 (meter), lebih besar dari Pangsuma. Ini hampir 2 kali luas dari Pangsuma,” katanya.

Ia berharap di dalam gedung tersebut dapat digunakan sebagai event berbagai olahraga indoor, baik tingkat nasional maupun internasional.

“Kalau misalnya ada pertandingan bulu tangkis tingkat nasional maupun internasional, bisa disini dengan konsep 4 lapangan. Untuk voli, di waktu bersamaan bisa langsung 2 lapangan. Artinya kalau penyisihan bisa ada 2 pertandingan sekaligus,” ujarnya.

“Basket (juga) demikian. Tribunnya bisa muat 3200 penonton. Lapangan parkirnya memadai. Saya harap bangunan ini nanti bisa mengangkat aura kawasan MT Haryono,” katanya. (Jau)

Comment